1 oktober adalah hari kesaktian pancasila apa bedanya dengan hari lahir pancasila pada 1 juni - News | Good News From Indonesia 2026

1 Oktober Adalah Hari Kesaktian Pancasila, Apa Bedanya dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni?

1 Oktober Adalah Hari Kesaktian Pancasila, Apa Bedanya dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni?
images info

Garuda Pancasila | Unsplash/Mufid Majnun


Tanggal 1 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Di tanggal ini, biasanya ada upacara bendera yang digelar di instansi pemerintahan dan sekolah.

Kawan GNFI pasti menyadari bahwa ada dua peringatan penting di Indonesia yang berkaitan dengan Pancasila selain Hari Kesaktian Pancasila, yakni Hari Lahir Pancasila. Hari penting ini diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Berbeda dengan Hari Kesaktian Pancasila yang tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional atau cuti bersama, Hari Lahir Pancasila merupakan hari libur nasional. Kira-kira, apa perbedaan antara Hari Kesaktian Pancasila dengan Hari Lahir Pancasila?

Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila

Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila sejatinya adalah dua entitas yang berbeda. Sesuai dengan namanya, Hari Lahir Pancasila diperingati untuk mengenang lahirnya ideologi bangsa, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila mengacu pada peristiwa G30S/PKI yang saat itu dianggap sebagai ancaman nyata yang akan mengganti Pancasila dengan komunisme.

Dosen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Arya Wanda Wirayuda, S.Hum., M.A., dalam keterangannya di news.unair.ac.id mengungkap bahwa Hari Kesaktian Pancasila diperingati karena ideologi Pancasila kembali dikuatkan oleh pemerintah setelah peristiwa G30S/PKI.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa di masa Presiden Soeharto dulu, hari tersebut menjadi legitimasi pemerintah untuk mengembalikan Pancasila sebagai ideologi negara dan menolak paham selain Pancasila. Untuk diketahui, dasar penetapan Hari Kesaktian Pancasila adalah pada Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 dan mulai diberlakukan di tahun yang sama.

Dalam Keppres tersebut, penetapan Hari Kesaktian Pancasila didasari pertimbangan atas keberhasilan rakyat Indonesia dalam menghadapi G30S/PKI yang akan menghancurkan Pancasila. Selain itu, tanggal 1 Oktober juga dinilai sebagai hari yang memiiki ciri dan corak khusus sebagai hari untuk mempertebal dan meresapi keyakinan akan kebenaran, keunggulan, serta Kesaktian Pancasila sebagai satu-satunya pandangan hidup yang dapat mempersatukan negara, bangsa, dan rakyat Indonesia.

β€œHari Kesaktian Pancasila dapat dikatakan mitologisasi pemerintah untuk menguatkan Pancasila,” tutur Arya.

Sementara itu, Hari Lahir Pancasila yang diperingati tiap 1 Juni menjadi momen untuk mengenang perumusan dasar negara di sidang BPUPKI. 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan gagasan dasar negara lewat rumusan yang ia sebut dengan Pancasila.

Soekarno mengenalkan Pancasila yang diambil dari bahasa Sansekerta, di mana Panca berarti β€˜lima’ dan sila diartikan sebagai β€˜dasar’. Pancasila kemudian dijadikan sebagai ideologi bangsa Indonesia hingga saat ini.

Untuk memeringati momen bersejarah tersebut, pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Penetapan ini dilakukan lewat Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Dalam Keppres tersebut, disebutkan juga bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan hari libur nasional.

Kawan GNFI, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang harus dihafal masyarakat. Lebih dari itu, Pancasila menjadi landasan atau fondasi utama persatuan, keberanian, dan cita-cita besar bangsa Indonesia.

baca juga

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.