mahasiswa kkn t ipb university membantu para petani meningkatkan produktivitas hasil tani - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa KKN-T IPB University Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas Hasil Tani

Mahasiswa KKN-T IPB University Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas Hasil Tani
images info

Mahasiswa KKN-T IPB University Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas Hasil Tani


Petani di wilayah Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, menghadapi berbagai permasalahan dalam kegiatan pertanian. Salah satunya adalah pengelolaan subsidi benih yang kurang melibatkan pemerintah desa. Ini membuat distribusi subsidi sering kali terhenti di tingkat kelompok tani dan tidak merata ke seluruh petani. Hal tersebut sangat menghambat para petani mandiri.

Selain itu, masih banyak terdapat lahan kosong yang cukup luas, dan para petani mandiri di Desa Karyasari belum mengoptimalkan lahan kosong dengan baik.

Hal ini menyebabkan tingkat produktivitas pertanian belum maksimal. Permasalahan lain yang dihadapi adalah hasil panen yang cenderung tidak stabil akibat serangan hama tanaman. Dikarekan para petani mandiri masih kurang menyadari bagaimana cara penanaman yang efektif untuk lahan mereka.

Mereka juga masih banyak yang menggunakan pupuk organik yang mungkin dalam segi kualitas masiih termasuk rendah untuk kondisi pertanian sekarang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ketidakstabilan pendapatan petani.

baca juga

Melihat dari semua permasalahan dan kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T IPB University yang bertempatan di Desa Karyasari menghadirkan program kerja, yakni TANI MAJU: Tani Mandiri dan Maju.

TANI MAJU: Tani Mandiri dan Maju. Program TANI MAJU yang meliputi sub-program kerja, OPTIMUN.

Program TANI MAJU meliputi tiga sub-program kerja, yaitu OPTIMUN, SENTANI, dan penyebaran benih. Sub-program OPTIMUN (Optimalisasi Lahan Kosong melalui Budidaya Timun) adalah upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian. Tujuannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong lewat budidaya tanaman timun secara efektif dan produktif.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan praktek langsung, edukatif, dan inklusif kepada petani mandiri guna meningkatkan kemampuan teknis, pengetahuan agronomi, dan potensi hasil panen.

Pada tanggal 2–24 Januari 2026 dengan kegiatan diawali dengan edukasi persemaian menggunakan tray semai, uji coba dua varietas benih timun (varietas Vanesa dan Semi F1), untuk menentukan varietas unggulan yang sesuai dengan kondisi Desa Karyasari, pemantauan pertumbuhan tanaman timun yang telah ditanam, serta survei lokasi lahan kosong yang berpotensi dioptimalkan melalui budidaya timun.

baca juga

TANI MAJU: Tani Mandiri dan Maju. Program TANI MAJU yang meliputi sub-program kerja, SENTANI dan penyebaran benih.

Selanjutnya, sub-program SENTANI adalah sosialisi aplikasi Digitani. Digitani merupakan aplikasi yang dirilis oleh IPB University sebagai bentuk upaya adaptasi teknologi dan bertujuan sebagai media komunikasi dan konsultasi antara petani, peternak, dan nelayan dengan Pakar IPB University tentang pertanian, peternakan, dan perikanan.

Adapun layanan yang ditawarkan oleh aplikasi Digitani adalah layanan informasi, konsultasi, dan diskusi berbasis website dan android dengan fitur Tanya Pakar, Konsul Tani, Artikel, dan Video.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, tim KKN-T Desa Karyasari juga melaksanakan subprogram penyebaran benih timun dan padi dengan menghadirkan varietas unggul timun Vanesa Panah Merah dan benih padi IPB 9G dan pemberian insektisida furadan 3GR.

baca juga

Program ini disambut baik oleh perangkat desa dan petani mandiri di Desa Karyasari. Melalui program TANI MAJU, diharapkan tercipta keberlanjutan dalam pengelolaan pertanian di Desa Karyasari.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KB
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.