Pemerintah Provinsi Banten mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp130,2 triliun atau 108,95 persen dari target tahunan. Capaian tersebut didorong lonjakan signifikan pada Triwulan IV yang menjadi pengungkit utama kinerja Semester II 2025.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebut peningkatan ini mencerminkan kepercayaan investor yang semakin kuat. “Investasi kita meningkat cukup tinggi, tadi disebutkan sekitar 108 persen,” ujar Dimyati, dikutip dari Antara.
Ia menegaskan pentingnya menjaga iklim usaha tetap kondusif. “Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak mengganggu investasi. Kalau investasi diganggu, itu sama saja kontraproduktif,” katanya.
Dimyati juga menekankan bahwa investasi berperan strategis dalam penciptaan lapangan kerja. “Kalau tidak ada investasi, maka tidak ada lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti menjelaskan lonjakan Triwulan IV menjadi faktor utama capaian tahunan. “Pada Triwulan IV 2025, realisasi investasi Banten mencapai Rp38,6 triliun,” katanya. Secara kumulatif, PMDN mendominasi sebesar Rp73,20 triliun dan PMA Rp56,96 triliun.
Virgojanti menambahkan, investasi berbasis hilirisasi terus diperkuat. “Nilai investasi hilirisasi sepanjang 2025 mencapai Rp41,3 triliun,” ujarnya. Total investasi tersebut menyerap 214.216 tenaga kerja, dengan Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon sebagai wilayah utama tujuan investasi.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


