aiesec in unej terbangkan lima mahasiswa berdampak nyata lewat global volunteer filipina - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in UNEJ Terbangkan Lima Mahasiswa Berdampak Nyata lewat Global Volunteer Filipina

AIESEC in UNEJ Terbangkan Lima Mahasiswa Berdampak Nyata lewat Global Volunteer Filipina
images info

Global Volunteer ke Filipina @AIESEC in UNEJ


AIESEC in UNEJ kembali memberangkatkan delegasi terbaiknya untuk terjun langsung ke ranah internasional. Melalui inisiatif program Global Volunteer, 5 mahasiswa program studi Hubungan Internasional Universitas Jember yaitu Frans Pangaribuan, Dayinta, Celine, Yasinda, dan Rifqi resmi mengabdi dalam proyek sosial bertajuk Scale Up di Manila, Filipina.

Program pemberdayaan ini dijadwalkan berlangsung selama hampir enam minggu, terhitung sejak 8 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Kelima mahasiswa tersebut mendedikasikan waktu dan gagasan mereka sebagai Exchange Participant pada organisasi nirlaba lokal Young Focus yang berpusat di kawasan Tondo, Manila.

Keterlibatan mereka bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat kapasitas operasional komunitas marjinal setempat.

baca juga

Kolaborasi ini menjadi wadah konkret bagi para delegasi untuk menyelaraskan pemahaman teoritis diplomasi publik di bangku perkuliahan dengan dinamika sosial riil di lapangan.

Kehadiran rombongan relawan muda asal Jember ini disambut dengan kehangatan luar biasa oleh jajaran staf dan pengurus Young Focus sejak hari pertama kedatangan. Atmosfer kekeluargaan tersebut menjadi fondasi kenyamanan yang mempercepat proses adaptasi delegasi.

Bersama para relawan mancanegara lainnya, Frans, Dayinta, Celine, Yasinda, dan Rifqi saling bertukar perspektif multikultural, merancang kurikulum interaktif, serta menghadirkan metode pengajaran kreatif di ruang kelas anak didik Tondo.

Melalui interaksi harian, mereka berupaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals poin ke-4 yakni Pendidikan Berkualitas.

baca juga

Di luar aktivitas belajar mengajar formal, kelima mahasiswa ini turut mengambil peran kunci dalam merancang malam keakraban bersama seluruh tim lokal Young Focus. Dalam proses penyusunan konsep acara, mereka berkolaborasi memadukan tradisi kebersamaan khas Indonesia dengan kearifan lokal Filipina.

Diskusi intensif yang kerap bergulir hingga larut malam membuahkan kegiatan penuh kehangatan, diisi dengan penampilan seni budaya sederhana, permainan kelompok interaktif, hingga sesi refleksi emosional yang mempererat keterikatan antarrelawan internasional, staf lembaga, dan warga setempat.

Perjalanan pengabdian di negeri tetangga ini tentu tidak lepas dari ragam tantangan lapangan yang menuntut ketangguhan mental. Hambatan komunikasi kerap muncul karena tidak semua anak binaan fasih berbahasa Inggris, menuntut kelima mahasiswa menemukan pendekatan visual dan bahasa tubuh yang komunikatif.

Di samping kendala kebahasaan, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan genangan banjir perkotaan khas Manila beberapa kali menguji kelancaran agenda proyek.

baca juga

Alih alih menyurutkan motivasi, situasi tersebut justru menjadi momen refleksi berharga bagi kelima relawan mengenai arti ketahanan mental, solidaritas, serta kepemimpinan adaptif di tengah krisis.

Di sela padatnya agenda pengabdian, kelima delegasi menyempatkan diri menyelami kekayaan budaya lokal. Mulai dari mencicipi kuliner khas seperti Chicken Inasal, menyambangi National Museum of the Philippines untuk mempelajari sejarah bangsa setempat, hingga mengamati denyut modernitas di Mall of Asia.

Perpaduan antara kesamaan rumpun budaya dan keunikan tradisi Filipina memberikan wawasan baru yang memperkaya perspektif global mereka secara menyeluruh.

baca juga

Mewakili rekan delegasi, Rifqi Putra Kurnia Haq menyampaikan bahwa kegiatan Global Volunteer melatih mereka menjadi lebih profesional dalam menjalankan segala proyek sosial melalui wadah Scale Up, serta kehangatan staf Young Focus membuat mereka selalu bersemangat menjalani kegiatan pengabdian.

"Scale Up menjadi sarana luar biasa bagi kami berlima untuk mendayagunakan potensi diri dan mempercepat proses adaptasi dalam menjalankan seluruh agenda sosial. Peluang ini kami manfaatkan secara optimal agar wawasan serta pengalaman yang kami peroleh mampu menghadirkan manfaat nyata bagi proses belajar anak anak di Young Focus Filipina," ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Local Committee Vice President of Outgoing Global Volunteer 26.27 AIESEC in UNEJ, Khalisya Aybra Putri, menyampaikan bahwa mahasiswa dapat memanfaatkan pengalaman internasional ini untuk membentuk profil kepemimpinan yang lebih matang dan siap bersaing di masa depan.

"Melalui proyek dalam program Global Volunteer, para mahasiswa ditantang untuk berpikir lebih kritis, memahami dinamika global, serta merumuskan penyelesaian masalah sosial dengan inovasi nyata. Pembelajaran langsung di tengah komunitas seperti ini akan menjadi modal dasar yang sangat bernilai bagi perjalanan karier maupun kehidupan bermasyarakat mereka kelak," ujarnya.

baca juga

Pengalaman berharga yang diraih oleh kelima delegasi selama berminggu minggu di Filipina ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mencetak pemuda berjiwa empati tinggi.

Keberhasilan Frans, Dayinta, Celine, Yasinda, dan Rifqi tidak hanya tercermin dari kurikulum pengajaran yang berhasil diterapkan di Young Focus, tetapi juga dari ikatan batin serta rasa saling menghargai yang terjalin erat antara pemuda Indonesia dengan masyarakat lokal.

Keberangkatan ini sekaligus memotivasi mahasiswa lain untuk terus berani mengambil inisiatif serupa, memperluas wawasan ke kancah global, dan menyebarkan kebaikan tanpa terhalang sekat geografis.

AIESEC in UNEJ senantiasa membuka akses pengembangan kepemimpinan inklusif bagi generasi muda. Langkah nyata kelima mahasiswa Hubungan Internasional di Filipina ini membuktikan bahwa pemuda memiliki kekuatan transformatif untuk melintasi batas wilayah demi terwujudnya perubahan sosial yang berkelanjutan.

baca juga

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.