Ada yang pernah mendengar soal Kabupaten Bener Meriah? Sebagian mungkin sudah sangat familier dengan nama ini dan lainnya belum.
Kawan GNFI, Kabupaten Bener Meriah adalah sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Aceh. Kabpaten Namanya terdengar sangat unik, seakan menegaskan bahwa kabupaten ini βramaiβ dan sangat βmeriahβ.
Lalu, apakah nama Bener Meriah betu-betul dimaknai demikian? Atau adakah arti lain yang mengandung sejarah mendalam di balik nama uniknya itu?
Asal Usul Nama Kabupaten Bener Meriah
Nama Bener Meriah konon berasal dari salah satu anak Raja Linge XIII, penguasa dataran tinggi Gayo yang sangat dihormati oleh masyarakat. Anak itu bernama Beuner Meuria.
Tak sendiri, Beuner Meuria memiliki seorang adik yang bernama Sengeda. Saat ayahnya meninggal, ibunya membawa Beuner Meuria ke kaawasan Kesultanan Aceh Darussalam.
Setelah dewasa, keduanya kembali ke Linge untuk meminta tahta yang ditinggalkan ayahnya. Namun, Raja Linge XIV yang juga kakak ayah mereka, menuduh kakak beradik itu ingin merebut tahtanya. Walhasil, keduanya dihukum mati.
Dikatakan bahwa Beuner Meuria tidak betul-betul meninggal. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, ia disebut berubah wujud menjadi gajah putih yang mendiami kawasan hutan Tanah Gayo. Sementara itu, sang adik diselamatkan oleh eksekutornya.
Kebedaraan gajah putih ini kemudian didengar oleh Sultan Aceh. Ia meminta agar gajah itu dihadiahkan untuk kesultanannya.
Akan tetapi, saat diserahkan, gajah itu malah mengamuk. Gajah itu baru menjinak saat Sengeda datang.
Sultan heran, kenapa Sengeda bisa menjinakkan gajah tersebut. Ia kemudian menceritakan bahwa sebetulnya gajah itu adalah kakaknya, Beneur Meuriah, yang dibunuh oleh Raja Linge XIV.
Kala itu, Raja Linge XIV diperintahkan untuk dihukum mati. Namun, ibu Beuner Meuria memaafkannya. Tak lama, Sengeda diangkat menjadi Raja Linge XV.
Demi mengenang Sengeda dan kakaknya yang disebut-sebut menjelma menjadi gajah putih itu, nama salah satu daerah di Tanah Gayo dinamakan dengan Bener Meriah. Nama ini menjadi simbol warisan sejarah dan kebanggaan masyarakat Bener Meriah.
Selayang Pandang Soal Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Tengah. Pemekaran ini didasarkan pada UU No. 41 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bener Meriah di Provinsi Aceh.
Bener Meriah beribu kotakan di Simpang Tiga Redelong. Data Badan Pusat Statistik (BPS), luas wilayah kabupaten ini adalah 1.909,37 km2. Terdapat 10 kecamatan dan 232 desa di sana.
Kawan GNFI, profesi utama masyarakat Bener Meriah terfokus pada sektor pertanian dengan kopi sebagai komoditas utamanya. Kopi, utamanya Arabika, menjadi produk penggerak utama ekonomi lokal.
Kabupaten Bener Meriah Penghasil Kopi Gayo Terbaik di Dunia
Mengutip dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, kabupaten ini ternyata adalah daerah penghasil utama Kopi Arabika Gayo yang termasyhur itu. Bahkan, kopi dari Bener Meriah sudah memiliki sertifikasi Indikasi Geografis (IG) dan menjadi salah satu komoditas unggulan Aceh.
Bahkan, tahukah Kawan GNFI jika Kopi Gayo dinobatkan sebagai salah satu biji kopi terbaik di dunia versi TasteAtlas 2026? Kopi Gayo berada di posisi ke-11 dan mendapatkan skor 4,9.
Kopi Gayo memang dikenal sebagai salah satu kopi terbaik di Indonesia dan dunia karena aromanya yang kuat. Tak hanya itu, kopi ini juga memiliki tingkat keasaman yang rendah.
Lokasi geografis Bener Meriah yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian antara 1.000β1.600 mdpl di kawasan Bukit Barisan membuat daerah ini memiliki suhu yang sejuk. Kondisi inilah yang membuat kopi bisa tumbuh subur di sana. Diperkirakan ada lebih dari 100.000 hektare lahan yang ditanami Kopi Arabika, di mana produksinya bisa mencapai lebih dari 200.000 ton per tahunnya.
Kopi yang ditanam di ketinggian yang ideal bisa menghasilkan cupping yang bagus. Selain itu, suhu udara yang dingin juga memperlambat proses pematangan buah, sehingga memberikan waktu bagi biji kopi untuk menyerap nutrisi dan mengembangkan rasa secara maksimal.
Menariknya, produk kopi ini menjadi Produk Domestik Regional Bruto (PRDB) terbesar di Bener Meriah. Banyak negara yang mengimpor Kopi Arabika Gayo, termasuk negara-negara di kawasan Amerika dan Eropa.


