aiesec in bandung hadirkan on the map untuk dorong pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan umkm - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in Bandung Hadirkan On The Map untuk Dorong Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan UMKM

AIESEC in Bandung Hadirkan On The Map untuk Dorong Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan UMKM
images info

On The Map @AIESEC in Bandung


On The Map merupakan program cultural and sustainable tourism yang diselenggarakan oleh AIESEC in Bandung sebagai bagian dari rangkaian Local Volunteer Summer Peak 2026/2027. Program ini berfokus pada penguatan pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengenalan budaya dan kuliner tradisional Bandung, eksplorasi destinasi budaya, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi di bidang digital marketing.

Sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 8.9, On The Map memberikan ruang bagi volunteer internasional untuk mengenal Bandung secara lebih dekat dengan berinteraksi langsung bersama komunitas, pelaku UMKM, dan berbagai local partners.

Program On The Map berlangsung di Kota Bandung selama enam minggu dengan melibatkan 12 Exchange Participants (EP), yang terdiri dari 10 peserta asal Pakistan, 1 peserta asal China, dan 1 peserta asal Vietnam.

Melalui rangkaian kegiatan yang dirancang secara bertahap, peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami budaya Bandung, mengeksplorasi potensi lokal, mengembangkan keterampilan profesional, serta berkontribusi secara langsung melalui pengalaman bersama UMKM dan komunitas lokal.

baca juga

Rangkaian On The Map diawali dengan Incoming Preparation Seminar sebagai tahap persiapan bagi para peserta sebelum memulai perjalanan program di Bandung. Sesi ini menjadi ruang pengenalan mengenai budaya, lingkungan, serta nilai-nilai yang perlu dipahami oleh peserta selama mengikuti program. Kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal untuk membangun kesiapan peserta dalam menjalani pengalaman lintas budaya serta berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Memasuki On The Map Week 1: Onboarding & Cultural Discovery, peserta mengikuti rangkaian onboarding dan cultural exchange yang bertujuan memperkenalkan mereka pada budaya dan komunitas lokal Bandung. Peserta juga melakukan penyelarasan pemahaman mengenai tujuan proyek serta membangun koneksi dengan peserta lainnya. Melalui kegiatan tersebut, peserta mulai mengenal Bandung dari perspektif masyarakat lokal dan memahami bahwa budaya merupakan bagian penting dari pengalaman pariwisata yang berkelanjutan.

Pada On The Map Week 2: Cultural Exploration & Mapping, peserta melakukan eksplorasi budaya dan lingkungan masyarakat secara lebih mendalam. Kegiatan meliputi interaksi dengan komunitas lokal, eksplorasi kuliner, serta pengenalan terhadap potensi budaya Bandung.

Peserta juga melakukan survei dan focus group untuk memperoleh community insights. Proses ini membantu peserta memahami perspektif masyarakat sekaligus mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan dan diperkenalkan melalui pendekatan pariwisata berbasis masyarakat.

baca juga

Selanjutnya, On The Map Week 3: Workshop memberikan pembekalan kepada peserta melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bisnis, pemasaran, dan pengembangan karier. Melalui sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar bisnis dan strategi pemasaran yang relevan dengan kebutuhan industri.

Pembekalan ini menjadi bagian penting sebelum peserta memasuki kegiatan lapangan, khususnya dalam menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung aktivitas promosi dan pengembangan UMKM lokal.

Memasuki On The Map Week 4: Marketing, Media, and Cultural Discovery, peserta mendapatkan pengalaman langsung melalui kunjungan ke berbagai desa, destinasi budaya, dan UMKM. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh community insights sekaligus mengembangkan kemampuan dalam fotografi, content creation, marketing strategy, dan digital promotion. Peserta dapat melihat secara langsung bagaimana identitas budaya, produk lokal, dan cerita masyarakat dapat dikemas menjadi materi komunikasi yang menarik dan relevan bagi audiens.

Rangkaian berikutnya adalah On The Map Week 5: MSME Internship Experience, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman profesional secara langsung bersama UMKM lokal. Tiga pihak yang menjadi OP Taker dalam program ini adalah Peuyeum Pak Dadan, Bakso Iga Gedongan, dan Kabobs.

Melalui pengalaman internship tersebut, peserta dapat memahami aktivitas bisnis secara langsung sekaligus menerapkan keterampilan yang telah diperoleh selama rangkaian program, terutama dalam bidang pemasaran, pembuatan konten, fotografi, dan pengembangan promosi digital.

Keterlibatan berbagai UMKM dan local partners menjadi bagian penting dalam mempertemukan peserta internasional dengan masyarakat lokal. Melalui interaksi tersebut, terjadi pertukaran perspektif antara peserta dan pihak lokal mengenai budaya, kebiasaan, produk, serta cara memperkenalkan potensi Bandung kepada masyarakat yang lebih luas.

Peserta juga memperoleh pemahaman bahwa perkembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada destinasi, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem lokal.

baca juga

Selain memberikan pengalaman bagi peserta, rangkaian On The Map turut membuka ruang bagi pengembangan keterampilan yang dapat diterapkan dalam konteks profesional. Kegiatan content creation, fotografi, digital promotion, serta pengalaman internship membantu peserta memahami bagaimana sebuah produk atau potensi lokal dapat dikomunikasikan melalui media yang sesuai dengan kebutuhan audiens. Keiko, selaku Organizing Committee (OC) Customer Experience, mengungkapkan, "Menjadi OC di On The Map adalah pengalaman yang sangat bermakna.Β Saya berkesempatan bekerja dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, belajar memecahkan masalah, dan menjadi lebih percaya diri dalam mengambil tanggung jawab." Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan pengalaman lintas budaya dengan kontribusi nyata terhadap UMKM yang terlibat.

Melalui pendekatan cultural and sustainable tourism, peserta juga diajak untuk melihat Bandung secara lebih menyeluruh. Eksplorasi tidak hanya dilakukan terhadap destinasi yang dikenal secara umum, tetapi juga melalui interaksi dengan komunitas, kuliner lokal, UMKM, serta berbagai ruang budaya. Pendekatan ini memberikan pengalaman yang memungkinkan peserta memahami hubungan antara budaya, masyarakat, ekonomi lokal, dan pariwisata secara lebih dekat.

Sebagai rangkaian penutup, On The Map Week 6: Final Reflection and Closing menjadi ruang bagi peserta untuk merefleksikan seluruh pengalaman yang telah dilalui. Ciara, Exchange Participant (EP) asal Vietnam, membagikan kesannya, "Bagi saya, ini benar-benar pengalaman yang membuka wawasan. Saya mendapatkan banyak pengetahuan tentang bisnis lokal, bertemu orang-orang ramah, dan belajar tentang budaya Indonesia, khususnya budaya Sunda." Kegiatan penutup ini sekaligus menjadi kesempatan untuk merangkum pembelajaran serta memperkuat koneksi yang telah terbentuk antara peserta, komunitas, UMKM, dan panitia yang terlibat.

Melalui On The Map, AIESEC in Bandung menghadirkan pengalaman lintas budaya yang mempertemukan 12 volunteer internasional dengan UMKM, komunitas, dan berbagai partner lokal di Bandung. Program ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan, mengenal budaya lokal, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang selaras dengan SDG 8.9.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.