cek destinasi perayaan cap go meh 2026 yang wajib anda kunjungi - News | Good News From Indonesia 2026

Cek Destinasi Perayaan Cap Go Meh 2026 yang Wajib Anda Kunjungi!

Cek Destinasi Perayaan Cap Go Meh 2026 yang Wajib Anda Kunjungi!
images info

Cek Destinasi Perayaan Cap Go Meh 2026 yang Wajib Anda Kunjungi!


Destinasi Perayaan Cap Go Meh 2026 menjadi fokus utama bagi para pelancong dan pemerhati budaya yang ingin menyaksikan puncak kemeriahan Tahun Baru Imlek ke-2577.

Perayaan yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek ini selalu berhasil menyedot perhatian wisatawan mancanegara berkat perpaduan akulturasi budaya yang kental di berbagai pelosok Nusantara.

Kapan Cap Go Meh 2026 akan berlangsung? Berdasarkan kalender lunar, puncak perayaan ini jatuh pada Selasa, 3 Maret 2026. Lalu, apakah Cap Go Meh 2026 libur nggak? Meskipun Tahun Baru Imlek merupakan hari libur nasional, perayaan Cap Go Meh umumnya tidak ditetapkan sebagai tanggal merah

Untuk Kawan GNFI yang tertarik mencari destinasi perayaan Cap Go Meh 2026, simak informasinya berikut ini.

Destinasi Perayaan Cap Go Meh 2026

cap go meh, sam poo kong, imlek 2026 | Sumber: Visit Jawa Tengah
info gambar

cap go meh, sam poo kong, imlek 2026 | Sumber: Visit Jawa Tengah


Indonesia memiliki kekayaan tradisi yang luar biasa dalam merayakan penutupan Tahun Baru Imlek ini.

Berikut adalah beberapa destinasi perayaan Cap Go Meh 2026 yang patut Anda masukkan ke dalam rencana perjalanan Anda.

1. Singkawang (Kalimantan Barat): Parade Tatung dan Ritual Pembersihan Kota

Singkawang merupakan magnet utama bagi wisatawan saat mencari destinasi perayaan Cap Go Meh 2026. Kota ini dikenal dengan parade ratusan Tatung—orang yang memiliki kemampuan supranatural untuk beratraksi kebal senjata tajam.

Ritual ini bertujuan untuk membersihkan kota dari roh jahat dan malapetaka. Keunikan Singkawang terletak pada skala perayaannya yang merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

2. Bogor (Bogor Street Festival) Karnaval Budaya di Jalan Suryakencana

Jika Anda berada di sekitar Jakarta, Bogor Street Festival di Jalan Suryakencana adalah pilihan tepat. Dikutip dari Kemenpar, acara ini merupakan ajang perekat bangsa yang menggabungkan etnis Tionghoa dengan kearifan lokal Sunda.

Karnaval ini menampilkan berbagai kesenian tradisional, mobil hias, hingga barongsai yang memadati koridor pusat kuliner legendaris Bogor.

3. Jakarta (Glodok & Pancoran): Festival Kuliner dan Atraksi Barongsai

Kawasan Chinatown Glodok tetap menjadi titik pusat di ibu kota. Destinasi perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta menawarkan pengalaman visual melalui deretan lampion merah yang menghiasi sepanjang jalan Pancoran.

Selain atraksi Liong dan Barongsai, pengunjung dapat menikmati festival kuliner khas peranakan yang hanya muncul setahun sekali dalam momen istimewa ini.

4. Semarang & Solo: Klenteng Sam Po Kong dan Pasar Semawis

Di Jawa Tengah, Kelenteng Sam Po Kong Semarang menawarkan latar belakang arsitektur yang megah untuk foto-foto ikonik Anda. Sementara di Solo, kawasan Pasar Gede biasanya disulap menjadi lautan lampion.

Kedua kota ini menonjolkan akulturasi budaya Jawa-Tionghoa yang sangat harmonis, memberikan perspektif baru bagi Kawan GNFI mengenai toleransi beragama dan budaya di Indonesia.

Melalui eksplorasi di berbagai kota tersebut, Kawan GNFI dapat melihat betapa kayanya warisan budaya Indonesia. Mengetahui kapan Cap Go Meh 2026 dan merencanakannya jauh hari akan membantu Anda mendapatkan pengalaman terbaik, meskipun Cap Go Meh tidak bertepatan dengan hari libur nasional.

Destinasi perayaan Cap Go Meh 2026 di atas adalah bukti nyata bahwa tradisi dapat terus lestari sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif di sektor pariwisata lokal.

Keberagaman perayaan ini membuktikan bahwa Indonesia adalah rumah yang nyaman bagi berbagai ekspresi budaya. Jadi, sudahkah Anda menentukan ke mana akan melangkah pada Maret 2026 mendatang?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ED
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.