Perayaan Cap Go Meh Singkawang 2026 kembali menarik perhatian dunia. Perayaan Cap Go Meh terbesar di Asia Tenggara kali ini tidak hanya menawarkan festival dan pengalaman tak terlupakan, tapi juga membawa warna yang berbeda dari biasanya dan sarat akan nilai-nilai toleransi di Indonesia.
Perayaan tahun ini menjadi simbol toleransi yang luar biasa karena bertepatan dengan awal bulan suci Ramadhan. Di tengah dentuman gendang barongsai dan aroma hio, geliat persiapan sahur dan suasana religius umat Muslim akan berjalan beriringan. Inilah wajah asli Indonesia: Harmoni dalam keberagaman. Agar tidak ketinggalan momen langka ini, pastikan Anda mencatat detail jadwalnya.
Jadwal Resmi dan Agenda Cap Go Meh Singkawang 2026
Kemeriahan di Singkawang tidak terjadi dalam semalam. Festival ini merupakan rangkaian panjang selama 18 hari penuh yang dimulai dari tanggal 15 Februari hingga 4 Maret 2026.
- Prapaskah Imlek, Dimulai pada 15 Februari 2026, ditandai dengan hiasan kota yang mulai memerah dan ritual pembersihan diri.
- Puncak Acara (Hari H), Tandai kalender Anda pada Selasa, 3 Maret 2026. Ini adalah hari di mana seluruh kota tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan atraksi utama yang mendunia.
Atraksi Utama yang Wajib Disaksikan
Jangan sampai Anda hanya berdiam di satu titik. Singkawang menawarkan spektrum hiburan budaya yang kaya:
- Parade Tatung, Ratusan Tatung (orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur) akan memamerkan kekebalan tubuh dengan berdiri di atas tandu tajam atau menusukkan benda logam ke tubuh mereka tanpa terluka sedikit pun. Sebuah pemandangan mistis sekaligus estetis.
- Festival Lampion, Saat malam tiba, Singkawang berubah menjadi "hutan cahaya". Ribuan lampion akan menghiasi sudut-sudut kota, menciptakan suasana romantis dan megah.
- Pawai Budaya 17 Etnis, Singkawang membuktikan bahwa ia milik semua orang. Anda akan melihat perpaduan budaya Dayak, Melayu, Tionghoa, dan belasan etnis lainnya dalam satu barisan pawai yang penuh warna.
Catatan Khusus 2026: Harmoni Budaya di Bulan Ramadhan
Tahun 2026 menjadi pembuktian nyata atas narasi "Moderasi Beragama". Pemerintah kota dan tokoh masyarakat telah melakukan penyesuaian jadwal agar ritual Cap Go Meh tidak mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Misalnya, dentuman petasan atau rute parade mungkin akan disesuaikan pada jam-jam salat. Semangat yang diusung adalah saling menghormati; di mana satu kelompok merayakan tradisi, kelompok lain tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Inilah waktu terbaik untuk menyaksikan bagaimana perbedaan justru mempererat tali persaudaraan.
Panduan & Tips Wisata
Merencanakan kunjungan ke Singkawang saat Cap Go Meh membutuhkan persiapan ekstra:
- Transportasi, Anda bisa terbang ke Bandara Supadio (Pontianak) lalu menempuh perjalanan darat 3-4 jam, atau jika sudah beroperasi penuh, langsung menuju Bandara Singkawang yang baru untuk akses yang lebih cepat.
- Akomodasi, Jangan menunda! Sangat disarankan untuk melakukan booking hotel 3-6 bulan sebelumnya. Permintaan sangat tinggi dan kamar seringkali habis tak bersisa.
- Kuliner, Jelajahi daftar makanan khas Imlek. Ada banyak pilihan makanan halal maupun non-halal yang lezat, seperti Bakmi Loncat atau Choipan.
- Etiket Pengunjung, Berpakaianlah yang sopan dan selalu jaga jarak aman saat menyaksikan ritual Tatung. Jangan menyentuh peralatan ritual tanpa izin dan selalu minta izin sebelum mengambil foto dari jarak dekat.
Pertanyaan Seputar Cap Go Meh Singkawang 2026
Q: Apakah Cap Go Meh 2026 hari libur nasional?
A: Bukan
Q: Kapan waktu terbaik melihat Tatung?
A: Saat puncak perayaan Cap Go Meh, yaitu Hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek.
Q: Apakah Tatung termasuk kearifan lokal?
A: Ya, Tatung merupakan cerminan kearifan lokal yang sarat nilai.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


