Good News From Indonesia masuk dalam daftar penerima Golden Winner PR Indonesia Award 2026 untuk kategori Program PR sub-kategori Digital PR. Penghargaan tersebut diraih melalui program Good Creators Academy (GCA), inisiatif pelatihan kreator konten bagi pelajar SMA/sederajat di seluruh Indonesia.
Di ajang PR Indonesia Award, yang selama ini diikuti kementerian, BUMN, hingga korporasi swasta, kemenangan ini sekaligus membuktikan bahwa pendekatan edukasi dan partisipasi memiliki bobot yang sama kuatnya dengan kampanye promosi.
Memang, public relations sering kali identik dengan kampanye promosi atau pengelolaan reputasi lembaga. Akan tetapi, pendekatan GNFI melalui Good Creators Academy, yang membuka ruang belajar bagi pelajar untuk memproduksi konten positif, juga menunjukkan bahwa strategi komunikasi bisa tumbuh dari ruang edukasi.
“Penghargaan ini memperkuat komitmen Good News From Indonesia untuk terus melibatkan pelajar SMA/sederajat sebagai bagian dari ekosistem kabar baik,” kata Vicky Ferbian, Program Director Good Creators Academy dan Manager GNFI X (Creative Lab GNFI).
Sebab, anak muda adalah kelompok paling aktif di media sosial. Mereka cepat menyerap tren dan responsif terhadap isu. Sayangnya, ruang yang benar-benar membimbing mereka menjadi kreator konten yang bertanggung jawab masih terbatas.
Dari situlah GCA dirancang. Program ini menggabungkan edukasi dan partisipasi. Peserta tidak hanya menerima teori. Mereka juga dibekali pemahaman tentang riset sederhana, verifikasi informasi, serta etika digital, lalu diminta langsung memproduksi konten.
“Good Creators Academy lahir dari keyakinan bahwa anak muda bukan sekadar konsumen konten, tetapi produsen konten dan aktor penting dalam membentuk ekosistem digital kita,” jelas Vicky.
Kilas Balik Good Creators Academy
Pada pelaksanaan 2025, GCA diikuti 212 pelajar dari Aceh hingga Papua Barat Daya. Seratus peserta lolos ke tahap bootcamp daring. Kemudian, 15 finalis mengikuti pelatihan luring intensif di Jakarta.
Dalam waktu kurang dari dua bulan, lebih dari 600 konten diproduksi melalui @goodcreatorcircle dengan total lebih dari 8 juta tayangan. Capaian ini menunjukkan partisipasi yang nyata dan terukur.
Melihat kesuksesan itu, Vicky memastikan program ini berlanjut.
“Good Creators Academy tidak berhenti di tahun 2025, akan diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun, dan pada tahun 2026 ini juga akan diperluas penyelenggaraannya sampai Malaysia,” katanya.
Komitmen ini sekaligus menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya omon-omon. Sebab, Vicky menilai pendekatan yang memadukan edukasi dan praktik langsung telah menunjukkan bahwa pelajar mampu menjadi bagian aktif dalam strategi komunikasi yang lebih luas.
“Bagi kami, Good Creators Academy membuktikan bahwa pendekatan edukasi dan partisipasi dapat berjalan seiring dengan strategi PR. Ketika pelajar SMA/sederajat diberi ruang, pendampingan, dan kepercayaan, mereka mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan melalui konten digital yang bertanggung jawab dan bermakna.”
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


