Imlek selalu datang membawa lebih dari sekadar penanda tahun baru. Di Jakarta, Imlek hadir sebagai perayaan yang tumbuh bersama aktivitas kota. Mengisi ruang publik, menghidupkan tradisi, dan mempertemukan ragam latar budaya dalam satu suasana yang sama.
Sebagai kota dengan sejarah panjang akulturasi, Perayaan imlek di Jakarta hadir bersama rangkaian kegiatan yang tersebar di berbagai titik ikonik, dari pusat kota hingga kawasan pecinan, dari festival cahaya hingga parade budaya berskala nasional.
Ruang kota menjadi saksi bagaimana tradisi bertemu dengan kehidupan urban. Bundaran HI, Monumen Nasional, Kota Tua, hingga Anjungan DKI Jakarta di TMII ikut menyala dalam semangat tahun baru Imlek. Setiap lokasi menghadirkan karakter perayaan yang berbeda, tetapi saling terhubung oleh benang merah yang sama, tentang kebersamaan.
Salah satu wajah paling menonjol dari rangkaian Imlek Jakarta adalah kehadiran festival cahaya. Lentera, instalasi visual, dan tata lampu tematik mengubah ruang publik menjadi lanskap simbolik. Cahaya sebagai bahasa universal tentang harapan dan doa yang menjadi pengingat bahwa awal yang baru selalu layak dirayakan.
Jakarta Light Festival edisi Imlek menghadirkan pengalaman visual yang mengundang warga untuk menikmati Jakarta dengan cara yang berbeda.
Kota yang biasanya identik dengan sibuknya, berubah menjadi ruang kontemplatif, tempat di mana kita bisa datang bersama keluarga, berjalan kaki, berfoto, atau sekadar menyaksikan pertunjukan cahaya yang menyatu dengan arsitektur kota.
Perayaan Imlek di Jakarta selalu berpijak pada akar dari sebuah tradisi. Festival Pecinan Jakarta, Semarak Imlek Jakarta, hingga perayaan Cap Go Meh menghadirkan nuansa budaya yang lebih kental.
Kita akan melihat pertunjukan barongsai dan liong menari di antara kerumunan, aroma dupa dan kuliner khas memenuhi tiap sudut Jakarta, sementara klenteng menjadi ruang spiritual yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat dengan makna perayaan Imlek.
Rangkaian Imlek di Jakarta semakin lengkap dengan hadirnya konsep “Harmoni Nusantara”. Di Lapangan Banteng, perayaan Imlek hadir dalam bentuk Festival Pasar Kuliner, Seni & Kreatif.
Festival Lentera, museum terbuka akulturasi budaya Tionghoa, hingga Parade Imlek Nusantara menjadi bagian dari satu rangkaian besar yang berlangsung sepanjang akhir Februari hingga awal Maret.
Puncak acara Imlek Nasional menjadi simbol kuat dari narasi ini. Imlek diposisikan sebagai perayaan yang menyatukan, bukan membatasi. Sebuah pesan bahwa keberagaman bukan sekadar realitas sosial, melainkan nilai yang terus dirawat melalui ruang-ruang perayaan bersama.
Ruang publik memainkan peran penting dalam rangkaian Imlek Jakarta. Taman, lapangan, dan jalanan kota menjadi panggung budaya yang dapat diakses siapa saja.
Tidak ada pembelian tiket tertentu untuk menikmati perayaan. Semua orang, dari latar belakang apa pun, bisa hadir, menonton, mencicipi, dan merasakan suasana yang sama.
Perayaan seperti ini menjadi pengingat akan fungsi ruang publik sebagai ruang bertemu. Seni, cahaya, dan budaya menjadi medium dialog tanpa perlu banyak kata. Imlek di Jakarta kali ini rasanya menjadi cermin tentang bagaimana Jakarta memaknai sebuah keberagaman.
Di awal tahun yang baru, Imlek menawarkan momen refleksi tentang harapan yang dibawa bersama cahaya lentera, tentang kebersamaan yang terbangun di ruang publik, dan tentang Jakarta yang terus belajar menjadi rumah bagi semua.
Rangkaian Imlek Jakarta dirancang menjadi sebuah perjalanan perayaan. Masyarakat dapat mengikuti perayaan ini dari waktu ke waktu, dari satu lokasi ke lokasi lain, dan menemukan pengalaman yang berbeda di setiap titiknya.
Berikut rangkaian acara Imlek Jakarta 2026 yang dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk ikut merayakan Tahun Baru Imlek bersama di Jakarta:
- Lomba Dekorasi Imlek, 12-17 Februari 2026 di Gedung Sepanjang Sudirman-Thamrin
- Festival Imlek Jakarta, 13-17 Februari 2026 di Bundaran HI
- SImfoni Imlek Jakarta, 13 Februari di Bundaran HI
- Festival Pecinan Jakarta, 14-17 Februari 2026 di Anjungan DKI Jakarta TMII
- Harmoni Jakarta Powered By Jakarta City Branding, 14-17 Februari di Blok M Hub
- Semarak Imlek Jakarta, 16-17 Februari 2026 di Monumen Nasional
- Jakarta Light Festival – CNY Edition, 16-17 Februari 2026 di Kota Tua
- Harmoni Imlek Nusantara, 22-28 Februari 2026 di Lapangan Banteng
- Festival Klenteng Jakarta, di Klenteng Kongmiao TMII; Klenteng Bio Hek Tjeng Sin Kebayoran Lama; Klenteng Cin Bu Kiong Kapuk Muara
- Festival Cap Go Meh Jakarta, 3 Maret 2026 di Pancoran Chinatown Point
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


