Kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam bakal jadi transfer antimainstream di kalangan pemain diaspora Timnas Indonesia. Sebab, kini banyak rekan-rekannya yang justru mengambil langkah berlawanan, yakni ramai-ramai hijrah ke Indonesia.
Kabar akan bergabungnya Paes yang merupakan kiper utama Timnas Indonesia dengan Ajax ramai diwartakan sejumlah media massa luar negeri. Media sepabola Belanda, Voetbalprimeur, mengabarkan bahwa Ajax dan klub Paes saat ini, FC Dallas, telah mencapai kesepakatan. Jurnalis beken asal Italia, Fabrizio Romano, juga menyampaikan berita serupa dengan menyebut proses transfer Paes mulai dari tes medis hingga pengesahan kontrak akan segera dituntaskan.
Diproyeksikan, Paes akan membela Ajax mulai musim 2026-2027 mendatang. Ajax disebut menyiapkan kontrak berdurasi 3,6 tahun untuk pemain yang punya darah Indonesia dari neneknya yang lahir di Kediri itu.
Berita akan hijrahnya Paes ke Ajax hadir saat banyak pemain diaspora Timnas Indonesia yang justru merapat ke klub Indonesia. Mereka meninggalkan karier dan klubnya di luar negeri dan memilih untuk mudik ke negeri ini, kampung halaman orang tua dan leluhur mereka.
Keputusan hijrah dari negara lain terutama di Eropa untuk bermain di Indonesia kerap dikiritik karena dianggap sebagai penurunan karier, namun hal tersebut tentu tidak menyalahi aturan apapun. Terlepas dari hal tersebut, kepindahan Paes ramai disambut gembira berhubung Ajax merupakan tim papan atas Belanda yang juga punya nama di kancah Eropa.
Transfer Paes di Tengah "Arus Mudik" Pemain Diaspora Timnas Indonesia
Per Januari 2026 ini saja, tercatat sudah 7 pemain diaspora Timnas Indonesia yang melanjutkan karier di Tanah Air. Mereka adalah Shayne Pattynama, Dion Markx, Eliano Reijnders, Thom Haye, Jens Raven, Rafael Struick, dan Jordi Amat.
Persib Bandung menjadi klub yang paling dijadikan pelabuhan para pemain Diaspora yakni Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx. Hanya saja, Eliano hanya berstatus pinjaman dan masih terikat kontrak dengan klub Liga Belanda, PEC Zwolle, hingga 2027.
Kemudian di Persija, ada Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Lalu Rafael Struick merapat ke Dewa United sementara Jens Raven bergabung dengan Bali United.
Sebagian besar pemain diaspora Timnas Indonesia berasal dari Belanda dengan darah Indonesia. Nah, kebanyakan pemain tersebut juga awalnya berkiprah di Belanda. Shayne Pattynama bahkan juga pernah berseragam Ajax saat masih bermain di level junior.
Paes sendiri awalnya dirumorkan akan bergabung dengan Persib. Hanya saja dengan kabar terbaru antara sang pemain dengan Ajax yang sedang ramai, rumor tersebut meredup dengan sendirinya.

Paes Bakal Main di Liga Champions Eropa
Memilih Ajax sebagai pelabuhan berikutnya memberi satu hal kepada Paes yang tidak dimiliki pemain diaspora Timnas Indonesia yang memutuskan mudik: Bermain di Liga Champions Eropa.
Liga Champions Eropa jelas merupakan kompetisi papan atas yang mempertemukan para klub dan pemain top dunia. Tidak banyak pemain yang punya kesempatan merasakan hal tersebut, apalagi dari Indonesia.
Paes bakal jadi satu dari sedikit pemain yang mendapatkan kesempatan itu. Ajax sendiri memang langganan mentas di Liga Champions sebagai wakil dari Liga Belanda.
Yang jelas, perjalanan Paes di Liga Champions bersama Ajax tidak akan mudah. Pada musim ini saja, Ajax hanya menempati posisi ke-32 dari 36 tim di klasemen sementara.
Bagi Ajax sendiri, Paes akan jadi tambahan kekuatan di bawah mistar gawang demi tampil lebih baik musim depan. Apalagi, klub asal ibu kota Belanda itu juga harus siap-siap ditinggal kiper utamanya, Vitezslav Jaros, yang berstatus pinjaman dari Liverpool, sementara kiper cadangan Remko Pasveer sudah berusia 42 tahun dan sudah berada di pengujung kariernya.


