Dunia sepak bola tanah air kembali diselimuti duka mendalam. Dede Sulaeman, salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki sepak bola Indonesia meninggal dunia pada Minggu, (25/1/2026) dalam usia 69 tahun.
Dikutip dari iNews.id, Dede berpulang setelah kolaps di tengah keseruan pertandingan fun football yang diadakan di Bekasi International Soccer Field pada hari tersebut. Sosok yang pernah memperkuat Timnas Indonesia pada periode 1970-an hingga 1980-an itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Bekasi, walaupun setelahnya nyawanya dinyatakan tidak tertolong.
Dede Sulaeman dimakamkan di TPU Penggilingan Layur, Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Senin (26/1/2026) siang WIB. (Foto: Good News From Indonesia/Dimas Wahyu Indrajaya)
Sebelum berpulang, Dede dikabarkan masih aktif berkecimpung dalam kegiatan yang berkaitan dengan dunia si kulit bundar. Ia telah menunjukkan bahwa kecintaannya pada sepak bola tak pernah padam dengan terlibat di sejumlah program talent scouting pemain nasional.
Semasa hidupnya, Dede pernah membela tim kompetisi Persija, Angkasa. Lalu ketika kompetisi semiprofesionalisme diperkenalkan di Indonesia melalui Liga Sepak Bola Utama (Galatama) pada 1980-an, ia kemudian membela klub Jakarta, Indonesia Muda.
Bersama Indonesia Muda inilah nama Dede semakin dikenal. Ia pernah menyandang predikat pencetak gol terbanyak atau top skorer pada musim 1982/1983.
Dede Sulaeman (paling kanan) saat beraksi membela Indonesia Muda melawan Tunas Inti di Stadion Utama Senayan pada 10 April 1983. (Foto: Berita Yudha)
Konsistensinya sebagai penyerang membuat Dede dipercaya membela Timnas Indonesia. Namanya kerap mengisi daftar panggil terutama dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 1986 zona Asia. Beberapa gol pernah diciptakan Dede saat membela tim merah putih, salah satunya ke gawang Korea Selatan.
Selamat jalan, Dede Sulaeman. Terima kasih baktimu terhadap sepak bola Indonesia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

