stasiun krl cikini jayakarta punya warna yang berbeda beda apa maknanya - News | Good News From Indonesia 2026

Stasiun KRL Cikini-Jayakarta Punya Warna yang Berbeda-beda, Apa Maknanya?

Stasiun KRL Cikini-Jayakarta Punya Warna yang Berbeda-beda, Apa Maknanya?
images info

Stasiun KRL Cikini-Jayakarta Punya Warna yang Berbeda-beda, Apa Maknanya?


Kawan GNFI yang tinggal di ibu kota pernah memperhatikan perjalanan KRL dari Stasiun Cikini hingga Stasiun Jayakarta (dan sebaliknya) yang terasa unik? Sepanjang rute ini, bukan hanya kereta yang melaju di atas jalur layang yang membelah ibu kota, tapi juga deretan stasiun yang memiliki ragam warna berbeda-beda.

Beberapa stasiun di lintas layang itu memiliki desain dan warna yang bermacam-macam. Melansir dari akun resmi Commuter Line via Instagram, @commuterline, stasiun dengan warna-warna berbeda yang mencolok serta unik itu adalah Stasiun Cikini, Stasiun Gondangdia, Stasiun Juanda, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, dan Stasiun Jayakarta.

Tujuan Pemberian Warna Stasiun yang Berbeda-beda

Jalur lintas layang Commuter Line dari Cikini ke Jayakarta sengaja dibangun untuk memenuhi kebutuhan transportasi di kawasan ibu kota. Dahulu, jalur kereta harus melewati banyak perlitasan sebidang di Jakarta, sehingga tidak efektif dan menimbulkan kemacetan yang semakin parah.

Oleh karena itu, pada 1 April 1986, pemerintah membangun jalur layang KRL pertama di Indonesia sepanjang 15 km. Jalur ini dioperasikan pada 5 Juni 1992 dan masih eksis hingga sekarang.

Seluruh bangunannya pun didesain memiliki warna yang berbeda-beda. Hal ini membuatnya tampak menarik dan ikonik.

Selain membuatnya tampak lebih estetik, ternyata pemberian warna yang berbeda-beda itu juga memiliki tujuan dan makna tersendiri. Warna di setiap stasiun berfungsi sebagai identitas dan pengingat yang memudahkan penumpang untuk mengenali stasiun tersebut.

Tak hanya itu, warna-warna itu juga dipilih dan disesuaikan dengan kerakter di masing-masing titik henti, sehingga secara visual menjadi lebih mudah teridentifikasi. Di sisi lain, warna-warna cerah tersebut turut memberikan kesan yang ramah bagi seluruh pengguna harian Commuter Line.

baca juga

Makna Warna Stasiun KRL Cikini-Jayakarta

Merangkum dari akun Instagram @commuterline, di bawah ini adalah makna warna Stasiun KRL dari Cikini hingga Jayakarta:

1. Stasiun Cikini

Stasiun Cikini berwarna kecokelatan | Akhmad Fauzi/WikimediaCommons
info gambar

Stasiun Cikini berwarna kecokelatan | Akhmad Fauzi/WikimediaCommons


Stasiun Cikini yang merupakan salah satu stasiun tertua di Jakarta ini memiliki warna panel dengan aksen cokelat sedikit kekuningan. Warna tersebut memberikan kesan klasik dan elegan. Cokelat juga memberikan nuansa hangat, energi, dan kegembiraan.

2. Stasiun Gondangdia

Stasiun Gondangdia warna kuning | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons
info gambar

Stasiun Gondangdia warna kuning | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons


Stasiun Gondangdia memiliki ikon warna kuning telur. Warna ini melambangkan kebahagiaan, keceriaan, optimisme, dan energi positif.

3. Stasiun Juanda

Akses dari halte menuju Stasiun Juanda | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons
info gambar

Akses dari halte menuju Stasiun Juanda | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons


Stasiun Juanda dikenal dengan warna biru langit cerah yang menyejukkan mata. Biru dapat memberikan kesan tenang, damai, serta sejuk bagi para penggunanya.

4. Stasiun Sawah Besar

Stasiun Sawah Besar | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons
info gambar

Stasiun Sawah Besar | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons


Stasiun Sawah Besar memiliki warna yang lebih “kalem”, yakni ungu muda atau lembayung pucat. Konon, warna ini terinspirasi dari bunga lilac. Pemilihan warna itu memberikan nuansa yang lembut dan feminim.

5. Stasiun Mangga Besar

Stasiun Mangga Besar | N Farras/WikimediaCommons
info gambar

Stasiun Mangga Besar | N Farras/WikimediaCommons


Stasiun satu ini memiliki warna yang sangat mencolok, yaitu oranye. Pemilihan warna oranye ini masih dipertahankan sejak awal pembangunannya. Warna oranye memberikan kesan cerah dan energik.

6. Stasiun Jayakarta

Stasiun Jayakarta | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons
info gambar

Stasiun Jayakarta | Irvan Cahyo N/WikimediaCommons


Di antara stasiun yang lainnya, mungkin Stasiun Jayakarta bisa disebut yang paling nge-pop. Stasiun ini memiliki warna merah muda atau pink fanta yang cerah, membuatnya tampak sangat girly dan feminim.

Selain enam stasiun di atas, ada juga Stasiun Gambir yang juga memiliki warna mentereng, yaitu hijau. Hijau sendiri diasosiasikan dengan alam, kesegaran, kehidupan, dan kedamaian.

Namun, Stasiun Gambir tidak digunakan sebagai lokasi pemberhentian KRL. Stasiun Gambir hanya digunakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) demi kenyamanan penumpang.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.