MRCCC Siloam Semanggi resmi menyelenggarakan forum ilmiah onkologi bergengsi, The 6th Siloam Oncology Summit 2026, yang berlangsung sejak Jumat (22/05/2026) hingga Minggu (24/05/2026) di Shangri-La Hotel Jakarta. Pertemuan internasional ini memfokuskan diskusi pada penguatan sinergi multidisiplin guna menghadirkan perawatan kanker yang lebih personal, presisi, dan berpusat pada kondisi unik setiap pasien.
Langkah proaktif ini diambil sebagai respons atas tingginya beban penyakit kanker di Indonesia, di mana data GLOBOCAN 2022 mencatat lebih dari 242.000 kematian. Saat ini, sekitar 60–70% pasien di tanah air baru terdiagnosa ketika sudah mencapai stadium lanjut. Melalui keterlibatan 11 pakar global dan 93 pembicara nasional, summit ini mengupas tuntas inovasi medis terbaru, termasuk pemanfaatan teknologi Integrated CT-LINAC untuk sistem radioterapi yang lebih akurat secara real-time.
Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, menekankan bahwa integrasi tim medis menjadi kunci utama keberhasilan pengobatan modern.
“Kami percaya bahwa masa depan penanganan kanker terletak pada pendekatan yang semakin personal, presisi, dan berbasis tim, sehingga setiap pasien dapat memperoleh terapi yang paling tepat dan berkualitas,” tuturnya.
“Melalui kolaborasi dengan pakar internasional dan nasional, kami mendorong penerapan pendekatan personalized dan multidisiplin dalam penanganan kanker, sekaligus mempercepat adopsi inovasi klinis yang relevan bagi praktik di Indonesia”. tambahnya
Agenda intensif selama tiga hari ini mencakup 24 sesi simposium, 11 workshop interaktif, serta kompetisi poster ilmiah. Inisiatif ini diharapkan mampu memperluas akses layanan onkologi berkualitas dan memperkuat posisi Indonesia dalam lanskap kesehatan global.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


