Malaysia menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Indonesia di organisasi Developing Eight (D-8) periode 2026–2027, sekaligus berharap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi perhatian utama.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin menegaskan penguatan perdagangan dan investasi, termasuk sektor UMKM, akan menjadi prioritas yang didorong Malaysia selama Indonesia menjabat ketua.
“Kekuatan industri Malaysia umumnya disokong UMKM. Karena itu, kami ingin D-8 berperan menguatkan potensi UMKM di negara kami, begitu pula UMKM di negara D-8 lain,” ujarnya dalam wawancara di Jakarta.
Ia menambahkan, Malaysia terus mendorong optimalisasi kesepakatan perdagangan preferensial dan kolaborasi sektor bisnis antarnegara anggota melalui forum bisnis. “Kami meyakini bahwa prioritas Indonesia adalah tepat dan sangat relevan,” kata Hasrin.
Pengembangan UMKM sendiri menjadi bagian dari lima prioritas Indonesia, selain integrasi ekonomi dan perdagangan, ekonomi halal, ekonomi biru dan transisi hijau, serta reformasi internal organisasi. Malaysia juga optimistis kepemimpinan Indonesia akan berjalan sukses.
“Malaysia akan memberikan dukungan terhadap keketuaan Indonesia untuk memastikan agar KTT tak hanya berhasil dilaksanakan, tapi supaya D-8 memberi jalan bagi anggotanya untuk bekerja sama meningkatkan ketahanan ekonomi anggotanya,” ujarnya. Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT D-8 di Jakarta pada April mendatang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


