Pada kalender Masehi mendatang, peringatan Isra Mikraj 2027 secara unik akan diperingati dua kali, sekaligus menghadirkan dua tanggal merah bagi masyarakat Indonesia. Kabar ini secara resmi dikeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang menyatakan hari libur nasional untuk momen sakral ini jatuh pada Selasa, 5 Januari 2027 dan Minggu, 26 Desember 2027.
Fenomena kalender ini tentu menarik perhatian, terutama bagi Kawan GNFI yang mungkin sedang bersiap menyusun rencana liburan, agenda keluarga, atau memetakan jadwal cuti kerja sepanjang tahun.
Nah, mengapa satu hari besar keagamaan bisa muncul di awal dan penghujung tahun Masehi yang sama? Jawabannya bisa dijelaskan melalui perbedaan ilmu astronomi dan sistem perhitungan kalender Hijriah dan Masehi, bukan karena ada perubahan dalam pelaksanaan syariat keagamaannya.
Mari kita bedah bersama alasan sains di balik pergeseran tanggal peringatan Isra Mikraj. Artikel ini juga dilengkapi daftar libur nasional 2027 di bagian bawah artikel agar jadwal tahunan Kawan GNFI semakin tertata!
Dua Tanggal Merah Isra Mikraj di Tahun 2027
Dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara Republik Indonesia mengenai SKB 3 Menteri 2027, penetapan hari libur nasional untuk Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW telah dipastikan. Keduanya berstatus sebagai hari libur nasional dan bukan cuti bersama.
Berikut rincian posisinya di tahun 2027:
| Peringatan | Kalender Hijriah | Tanggal Masehi 2027 | Status |
| Isra Mikraj | 27 Rajab 1448 H | Selasa, 5 Januari 2027 | Libur nasional |
| Isra Mikraj | 27 Rajab 1449 H | Minggu, 26 Desember 2027 | Libur nasional |
Kemunculan dua tanggal Isra Mikraj di tahun Masehi yang sama ini menjadikannya momen yang spesial. Namun, penting untuk dicatat bahwa umat Islam tidak merayakan Isra Mikraj dua kali dalam satu tahun Hijriah yang sama.
Bukan Dua Kali dalam Kalender Hijriah, Melainkan Bertemu dalam Satu Tahun Masehi

Mengapa Isra Mikraj 2027 Diperingati Dua Kali? Ini Penjelasan Sains-nya | Freepik
Untuk memahami fenomena ini, kita harus melihat pada perbedaan sistem penanggalan yang digunakan dan mengacu kembali pada makna Isra Miraj yang sebenarnya. Dikutip dari artikel edukasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Isra Mikraj adalah momen perjalanan suci Nabi Muhammad SAW yang selalu diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah.
Nah, sistem penanggalan Hijriah sendiri sangat berbeda dengan Masehi. Merujuk pada publikasi Kementerian Agama (Kemenag), perhitungan tanggal dalam kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan mengelilingi Bumi (kamariyah), sedangkan kalender Masehi menggunakan peredaran Bumi mengelilingi Matahari (syamsiyah).
Laman BMKG menyinggung bahwa satu siklus sinodis bulan (fase bulan dari bulan baru hingga purnama) berlangsung selama 29,53059 hari atau tepatnya 29 hari 12 jam 44 menit dan 3 detik.
Informasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menegaskan bahwa akumulasi perhitungan siklus bulan ini membuat satu tahun Hijriah (354-355 hari) lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan kalender Masehi yang punya total 365-366 hari.
Perbedaan inilah yang mempertemukan dua tanggal 27 Rajab di satu tahun Masehi yang sama dan pada tahun Hijriah yang berbeda. Berikut ilustrasi sederhananya:
27 Rajab 1448 H bertemu dengan bulan Januari 2027
27 Rajab 1449 H bertemu dengan bulan Desember 2027
Mengapa Tanggal Hari Besar Islam Terus Bergeser?

Mengapa Tanggal Hari Besar Islam Terus Bergeser? | Unsplash @Kyrie Kim
Jawabannya adalah karena tahun Hijriah lebih cepat habis atau jumlah harinya lebih sedikit dibandingkan dengan tahun Masehi. Semua peringatan hari besar Islam akan selalu bergeser sekitar 10 hingga 12 hari lebih awal setiap tahunnya jika dikonversi ke kalender Masehi. Pergeseran ini bukanlah "perubahan tanggal" dalam Islam, melainkan hanya pergerakan posisi saat dipetakan ke penanggalan Masehi.
Fenomena pergeseran ini bisa diamati pada perayaan Idul Fitri yang bergeser dari tahun ke tahun. Sebagai contoh, jika kita melihat kalender Hijriah Kemenag 2026, Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 21–22 Maret 2026. Namun di tahun depan, berdasarkan SKB 3 Menteri, Idulfitri 1448 Hijriah akan jatuh pada 10-11 Maret 2027 atau bergeser maju sekitar 11 hari dari tahun sebelumnya.
Fenomena Serupa Akan Terjadi pada Ramadan dan Idulfitri
Kawan GNFI mungkin penasaran apakah pergeseran konstan ini akan berdampak pada bulan puasa? Jawabannya iya.
Dikutip dari publikasi jurnal Library FT Unjani (2022), siklus perbedaan 11 hari ini pernah menyebabkan umat Islam mengalami dua kali bulan Ramadan dalam satu tahun Masehi pada periode 1998-2000, dan fenomena ini akan terulang kembali pada tahun 2030.
Dilansir dari Detikcom, Thomas Djamaluddin, yang merupakan seorang peneliti astronomi BRIN menjelaskan bahwa pada tahun 2030 memang akan memiliki dua awal Ramadan, yakni di awal Januari dan akhir Desember.
Namun, jangan keliru menyimpulkan bahwa akan ada dua kali Lebaran di tahun tersebut. Idulfitri tetap hanya dirayakan satu kali pada tahun 2030, karena Ramadan yang dimulai pada akhir Desember 2030, maka peringatan Idulfitri jatuh pada bulan Januari 2031.
Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027

Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 | Unsplash @Emiliana Hall
Bagi Kawan yang membutuhkan panduan merencanakan produktivitas dan liburan, berikut dihadirkan daftar lengkap jadwal libur dan cuti bersama 2027 berdasarkan penetapan resmi pemerintah. Perlu diingat bahwa pelaksanaan cuti bersama bagi pegawai swasta dikembalikan kepada kebijakan perusahaan masing-masing.
Daftar Libur Nasional 2027 Lengkap
| No | Hari | Tanggal Masehi | Keterangan Libur Nasional |
| 1 | Jumat | 1 Januari 2027 | Tahun Baru 2027 Masehi |
| 2 | Selasa | 5 Januari 2027 | Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW |
| 3 | Sabtu | 6 Februari 2027 | Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili |
| 4 | Senin | 8 Maret 2027 | Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1949 |
| 5 | Rabu dan Kamis | 10 & 11 Maret 2027 | Idul Fitri 1448 Hijriah |
| 6 | Jumat | 26 Maret 2027 | Wafat Yesus Kristus |
| 7 | Minggu | 28 Maret 2027 | Hari Kebangkitan Yesus Kristus Paskah |
| 8 | Sabtu | 1 Mei 2027 | Hari Buruh Internasional |
| 9 | Kamis | 6 Mei 2027 | Kenaikan Yesus Kristus |
| 10 | Senin | 17 Mei 2027 | Idul Adha 1448 Hijriah |
| 11 | Kamis | 20 Mei 2027 | Hari Raya Waisak 2571 BE |
| 12 | Selasa | 1 Juni 2027 | Hari Lahir Pancasila |
| 13 | Minggu | 6 Juni 2027 | 1 Muharam Tahun Baru Islam 1449 Hijriah |
| 14 | Minggu | 15 Agustus 2027 | Maulid Nabi Muhammad SAW |
| 15 | Selasa | 17 Agustus 2027 | Proklamasi Kemerdekaan |
| 16 | Sabtu | 25 Desember 2027 | Kelahiran Yesus Kristus Natal |
| 17 | Minggu | 26 Desember 2027 | Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW |
Daftar Cuti Bersama 2027 Lengkap
| No | Hari | Tanggal Masehi | Keterangan Cuti Bersama |
| 1 | Jumat | 5 Februari | Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili |
| 2 | Selasa, Jumat, dan Senin | 9, 12, dan 15 Maret | Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah |
| 3 | Kamis | 25 Maret | Wafat Yesus Kristus |
| 4 | Selasa | 18 Mei | Idul Adha 1448 H |
| 5 | Rabu | 19 Mei | Waisak 2571 BE |
| 6 | Jumat | 24 Desember | Kelahiran Yesus Kristus Natal |
Mengetahui keunikan kalender memberikan perspektif baru bahwa pergerakan waktu menyimpan kombinasi penjelasan sains dan budaya yang menarik untuk digali.
Bagi Kawan GNFI yang haus akan ragam cerita positif, fakta unik Nusantara, hingga perkembangan terkini, terus perbarui wawasanmu dengan membaca berbagai artikel menarik lainnya hanya di Good News From Indonesia. Mari bersama-sama merawat optimisme lewat informasi yang mencerahkan!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


