museum majapahit direvitalisasi bakal jadi the grand museum dengan teknologi immersive - News | Good News From Indonesia 2026

Museum Majapahit Direvitalisasi! Bakal Jadi “The Grand Museum” dengan Teknologi Immersive

Museum Majapahit Direvitalisasi! Bakal Jadi “The Grand Museum” dengan Teknologi Immersive
images info

Museum Majapahit/kemenbud


Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi memulai revitalisasi Museum Majapahit di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Proyek tersebut ditandai dengan acara peletakan batu pertama yang menjadi langkah baru dalam pelestarian sejarah dan kebudayaan Nusantara.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan revitalisasi museum, cagar budaya, keraton, dan istana merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan berbagai warisan sejarah Indonesia tidak hanya terawat secara fisik, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Fadli, Museum Majapahit memiliki posisi penting karena kawasan Trowulan menyimpan jejak salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara. Museum tersebut berdiri di atas lahan kurang lebih 10 hektare dan memiliki potensi koleksi mencapai lebih dari 88.000 artefak.

“Kita selalu mengutip Majapahit dan kebesarannya, tetapi museumnya belum ada yang representatif. Atas arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan revitalisasi istana, keraton, museum, dan cagar budaya, di mana Museum Majapahit ini menjadi bagian sangat penting di tahun 2026,” tegas Menteri Fadli.

Jadi ruang edukasi dan destinasi wisata 

Revitalisasi tersebut sekaligus membawa perubahan paradigma dalam pengelolaan museum. Kementerian Kebudayaan ingin museum tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi berkembang sebagai ruang edukasi, destinasi wisata, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Fadli menilai museum harus mampu masuk dalam ekosistem ekonomi budaya sirkular. Konsep tersebut sebelumnya telah diterapkan dalam revitalisasi Museum Sriwijaya Dharmakirti di KCBN Muara Jambi yang diresmikan pada Juli lalu.

Hasilnya, jumlah pengunjung disebut mengalami peningkatan signifikan, bahkan mencapai sekitar 6.000 pengunjung berbayar dalam satu hari pada akhir pekan.

“Museum-museum di Indonesia yang sangat potensial ini harus berkelanjutan menjadi bagian dari ekonomi budaya sirkular. Museum tidak hanya sekadar etalase peradaban, tetapi juga sumber devisa, pendapatan, dan destinasi wisata sejarah, edukasi, kuliner, bahkan wisata religi,” ujar Fadli Zon.

Bakal Dilengkapi Ruang Immersive dan Energi Surya

Konsep Museum Majapahit yang baru dirancang melalui mekanisme sayembara dengan mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pemanfaatan energi terbarukan, termasuk panel surya, untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan museum dalam jangka panjang.

Tak hanya mengandalkan koleksi artefak, museum juga akan dirancang lebih dekat dengan generasi muda. Ruang immersive, teknologi digital, serta ruang rekaman sejarah interaktif akan menjadi bagian dari wajah baru Museum Majapahit.

Menariknya, apabila selama proses pembangunan ditemukan struktur arkeologis baru, struktur tersebut akan diintegrasikan langsung sebagai koleksi in-situ. Dengan demikian, pengunjung nantinya dapat melihat langsung peninggalan arkeologis di lokasi aslinya.

Pemerintah berharap revitalisasi ini dapat mengubah cara masyarakat memandang museum. Museum Majapahit tidak hanya menjadi tempat untuk mengenang masa lalu, tetapi juga ruang yang menghubungkan sejarah dengan kehidupan masa kini dan masa depan.

Dalam agenda peletakan batu pertama tersebut hadir sejumlah pejabat Kementerian Kebudayaan, pemerintah daerah, akademisi, arkeolog, budayawan, tokoh masyarakat, hingga pelaku ekonomi kreatif.

Menutup sambutannya, Fadli Zon memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah Mojokerto yang mendukung pembangunan Museum Majapahit. Ia juga mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar proyek tersebut dapat berkelanjutan.

“Kita berharap Museum Majapahit ini ke depan bisa menjadi ‘The Grand Museum of Majapahit’, sebuah enclave budaya yang kuat, hidup sebagai living heritage, serta menjadi ikon museum Indonesia di mata masyarakat dunia,” pungkasnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.