tingkatkan hidup sehat di slb negeri 1 yogyakarta mahasiswa praktik kependidikan uny berikan edukasi kebiasaan cuci tangan sesuai dengan anjuran kemenkes - News | Good News From Indonesia 2026

Tingkatkan Hidup Sehat di SLB Negeri 1 Yogyakarta, Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY Berikan Edukasi Kebiasaan Cuci Tangan Sesuai Dengan Anjuran Kemenkes

Tingkatkan Hidup Sehat di SLB Negeri 1 Yogyakarta, Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY Berikan Edukasi Kebiasaan Cuci Tangan Sesuai Dengan Anjuran Kemenkes
images info

Sosialisasi langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir


Dalam upaya mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), tim mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Yogyakarta Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar kegiatan sosialisasi cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir untuk para murid sekaligus pemasangan poster edukatif di SLB Negeri 1 Yogyakarta pada Rabu, 9 September 2026.

Kegiatan ini berlokasi di aula SLB N 1 Yogyakarta, yang ditujukan untuk mendorong setiap murid, termasuk anak berkebutuhan khusus agar tumbuh dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini. Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 100 murid dari jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Pada kesempatan berharga ini, edukasi kesehatan disampaikan langsung oleh Putri Hikmatu Sholeha yang merupakan Top 5 Duta Genre Kota Magelang tahun 2023 sebagai narasumber utama, dengan didampingi secara aktif oleh seluruh tim mahasiswa PK UNY.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLB UNY ingin membuktikan bahwa edukasi kesehatan tidak harus kaku dan membosankan. Putri menyampaikan dengan cara yang ramah untuk murid berkebutuhan khusus, mulai dari penyampaian gambar bertahap yang mudah dipahami, gerakan yang bisa langsung ditirukan, urutan langkah yang dikemas menggunakan lagu, hingga pendampingan personal dari personil mahasiswa agar setiap murid benar-benar paham dan percaya diri untuk mempraktikkannya.

baca juga

Murid diajak langsung mempraktikkan enam langkah cuci tangan sesuai standar Kementrian Kesehatan (Kemenkes), tidak hanya menonton atau mendengarkan penjelasan. Sebagai pelengkap, poster bergambar langkah-langkah cuci tangan dipasang di area wastafel sekolah agar bisa menjadi pengingat visual yang selalu terlihat dalam aktivitas keseharian murid. Kegiatan ini turut melibatkan pendidik pendamping kelas, serta pihak sekolah yang memberikan dukungan penuh selama proses berlangsung.

Pelaksanaan kegiatan ini membuahkan hasil yang sangat positif serta membawa suasana gembira dan hangat bagi seluruh warga sekolah. Para murid menunjukkan antusiasme tinggi serta mampu mempraktikkan alur mencuci tangan dengan lebih mandiri dan teratur.

Dampak nyata dari program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran higienitas diri murid, tetapi juga memperkuat penciptaan lingkungan sekolah yang sehat, inklusif, dan responsif terhadap kebiasaan hidup bersih. Kehadiran poster edukatif diharapkan tidak berhenti sebagai hiasan dinding semata, melainkan benar-benar menjadi alat bantu visual efektif yang dapat membantu murid mengingat dan membiasakan diri menjaga kebersihan tangan setiap hari.

Langkah nyata ini menjadi wujud kontribusi konkret mahasiswa PLB UNY dalam mempercepat pencapaian target SDGs poin 3 di lingkungan pendidikan khusus, sebuah ruang yang seringkali membutuhkan pendekatan lebih kreatif dan inovatif agar pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara optimal.

baca juga

Melalui terlaksananya sosialisasi ini, mahasiswa PLB UNY bersama pihak SLB Negeri 1 Yogyakarta berharap kebiasaan baik ini tidak berhenti di hari kegiatan saja, melainkan terus dijalankan murid dalam keseharian mereka, baik saat berada di lingkunga sekolah maupun di rumah bersama dengan keluarga. Pihak sekolah menyambut baik acara ini karena edukasi kesehatan yang interaktif dan inklusif sangat membantu proses pembentukan karakter mandiri serta peningkatan kualitas hidup siswa berkebutuhan khusus.

Mahasiswa PK juga berharap program edukasi serupa dapat terus ditingkatkan serta direplikasi secara berkala pada berbagai kegiatan pembiasaan diri lainnya, sehingga sinergi yang harmonis antara pihak sekolah dan keluarga, dalam mendukung pencapaian SDGs dapat terus terjalin secara konsisten dan berkelanjutan demi mewujudkan generasi muda yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.