Memasuki usia ke-12, Prambanan Jazz Festival (PJF) bersiap tampil lebih meriah dengan deretan musisi lintas generasi. Setelah sebelumnya mengumumkan NIKI sebagai bintang utama hari kedua, kini giliran grup legendaris Michael Learns to Rock (MLTR) yang resmi didapuk sebagai penampil utama hari pertama pada 3 Juli 2026.
Mengangkat tema “Celebrate The Joy”, festival yang berlatar kemegahan Candi Prambanan ini kembali memberikan kejutan bagi para pencinta musik dengan merangkul nama besar internasional. Kehadiran MLTR merupakan pengembangan dari kesuksesan konsep Golden Memories pada edisi terdahulu yang sempat mengangkat nostalgia musisi lawas tanah air.
Tahun ini, eksplorasi tersebut diperluas ke kancah global demi mempertemukan memori masa lalu dengan semangat masa kini. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi PJF sebagai ruang lebur bagi berbagai spektrum pendengar. Anas Syahrul Alimi, CEO Prambanan Jazz Festival, menjelaskan bahwa edisi kali ini dirancang sebagai ruang temu yang hangat bagi seluruh kalangan.
“Prambanan Jazz Festival tahun ini mengeksplorasi harmoni baru dengan menyulap pelataran candi menjadi sebuah ruang tamu yang besar. Sebuah tempat bagi tiga generasi untuk bertemu, berbagi hangat, dan merayakan sukacita bersama,” ujarnya.
Ikatan Spesial MLTR dengan Indonesia
Eksistensi Michael Learns to Rock memang tidak bisa dipisahkan dari Indonesia. Band asal Denmark ini memiliki basis penggemar yang sangat besar di sini, bahkan sering menghiasi berbagai program televisi nasional. Sepanjang kariernya, MLTR telah menggelar konser di berbagai kota besar mulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, hingga Bali.
Khusus untuk Bali, MLTR memiliki ikatan emosional yang mendalam. Pulau Dewata merupakan lokasi syuting video musik “Someday”, single utama dari album Played On Pepper yang dirilis tahun 1995. Dalam kunjungan terakhirnya, para personel—Jascha Richter, Mikkel Lentz, dan Kåre Wanscher—sempat bernostalgia di Pantai Padang Padang, lokasi yang sama saat mereka syuting 30 tahun silam.
Melalui akun TikTok resminya, mereka mengunggah video saat menyanyikan lagu tersebut secara akustik di sebuah saung pinggir pantai.
“Kami kembali ke Pantai Padang Padang di Bali, tempat 'Somebody' difilmkan pada tahun 1995,” tulis mereka. “Kembali ke tempat keajaiban dimulai.”
Sebagai catatan, "Someday" adalah salah satu lagu terlaris MLTR yang berasal dari album ketiga mereka.
Kilas Balik Profil MLTR
Michael Learns to Rock adalah grup beraliran pop dan pop rock yang terbentuk di Denmark pada tahun 1988. Awalnya, sang pianis Jascha Richter ingin membentuk band untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya. Ia kemudian mengajak teman sekolahnya, Kåre Wanscher.
Merasa kurang lengkap, mereka pun menggaet Mikkel Lentz dan Søren Madsen.
Nama band ini sendiri terinspirasi dari sosok Michael Jackson. Mereka pertama kali tampil bersama pada 15 Maret 1988 dan mengikuti kompetisi Rock Grand Prix di Aarhus pada 22 Mei 1988, di mana mereka berhasil meraih juara kedua. Berikut adalah perjalanan diskografi dan pencapaian mereka:
• 1991: Merilis album perdana Michael Learns To Rock. Meski tidak terlalu sukses di Amerika, album ini mendapat sambutan luar biasa di Denmark dan Asia, termasuk Indonesia.
• 1993: Merilis album Colours yang terjual lebih dari satu juta kopi dan menjadi momentum awal mereka tampil di Asia.
• 1995: Album Played on Pepper dirilis. Ini adalah album pertama yang diproduksi secara mandiri oleh para personel dan sukses terjual lebih dari satu juta kopi.
• 1996: Merilis album kompilasi Paint My Love – Greatest Hits yang meledak di pasar Asia dengan penjualan mencapai tiga juta kopi.
• 1997: Album keempat Nothing to Lose dirilis dan terjual satu juta kopi. Setelah ini, mereka sempat beristirahat sejenak untuk keluarga dan mencari ide baru.
• 2000: Søren Madsen memutuskan hengkang untuk bersolo karier. Dengan format trio, mereka merilis album Blue Night yang juga laris di Asia.
• 2001: Meluncurkan biografi Something You Should Know (versi Inggris: It Never Rains on Bali).
• 2004: Setelah masa vakum dan proyek solo Jascha Richter, mereka kembali bersatu merilis album Michael Learns To Rock (di Asia dikenal dengan judul Take Me To Your Heart).
• 2008: Merilis album ketujuh bertajuk Eternity di bawah label mandiri mereka.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


