aiesec in untan wujudkan aiesec way dalam pengembangan kepemimpinan pemuda pontianak - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in Untan Wujudkan AIESEC Way dalam Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Pontianak

AIESEC in Untan Wujudkan AIESEC Way dalam Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Pontianak
images info

AIESEC in Untan Wujudkan AIESEC Way dalam Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Pontianak


AIESEC in Untan resmi memperkuat strategi organizational branding mereka melalui implementasi The AIESEC Way, panduan utama yang menjelaskan tujuan keberadaan organisasi sekaligus cara unik dalam mencapainya.

Dalam konteks komunikasi organisasi, branding tidak hanya dibangun melalui identitas visual atau slogan, tetapi melalui konsistensi nilai, pengalaman anggota, serta dampak yang dihasilkan.

Sebagai bagian dari AIESEC, AIESEC in Untan mengadopsi kerangka global yang dijelaskan melalui konsep Golden Circle, yaitu Why, How, dan What. Kerangka ini membantu anggota memahami bahwa setiap aktivitas memiliki landasan tujuan yang jelas dan relevan.

Bagian pertama dari Our Why menegaskan alasan fundamental AIESEC hadir, yaitu mengembangkan potensi kepemimpinan generasi muda agar mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

baca juga

Bagian kedua menekankan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di dunia yang semakin terhubung dan beragam. Dengan memahami Why, anggota tidak hanya menjalankan program, tetapi menghidupkan tujuan organisasi dalam tindakan sehari-hari.

Selanjutnya, Our How menjelaskan bagaimana tujuan tersebut diwujudkan. AIESEC menghadirkan pengalaman kepemimpinan yang menantang dan berbasis tanggung jawab nyata.

Anggota tidak sekadar mengikuti pelatihan, tetapi memimpin proyek, mengelola tim, membangun relasi eksternal, serta mengambil keputusan strategis.

Proses ini diperkuat dengan refleksi berkelanjutan karena AIESEC percaya bahwa pembelajaran paling efektif terjadi melalui pengalaman dan evaluasi diri.

Implementasi tersebut terwujud dalam Our What. Pertama, Cross-Cultural Exchanges, yaitu kesempatan bagi pemuda untuk bekerja atau menjadi relawan di lingkungan lintas budaya yang belum familiar. Pengalaman tersebut mendorong individu keluar dari zona nyaman, memperluas perspektif global, dan meningkatkan kemampuan komunikasi dalam keberagaman.

Kedua, Team Experiences, di mana anggota bekerja dalam tim untuk menciptakan dan mengelola pengalaman pertukaran tersebut, sekaligus mengembangkan kapasitas kepemimpinan secara langsung.

Elemen yang menjadi pembeda utama dalam branding AIESEC adalah konsep Inner and Outer Journey. Outer Journey menggambarkan interaksi individu dengan lingkungan eksternal, seperti memimpin tim, mengelola proyek, atau menghadapi tekanan target.

Sementara itu Inner Journey merupakan perubahan internal, termasuk pengelolaan emosi, penguatan karakter, serta kesadaran akan nilai dan tujuan hidup.

Kombinasi keduanya memastikan bahwa pengalaman yang dijalani tidak hanya menghasilkan keterampilan teknis, tetapi juga transformasi personal yang berkelanjutan.

Pelaksanaan hari pertama Local Conference 16.0 AIESEC in Untan
info gambar

Pelaksanaan hari pertama Local Conference 16.0 AIESEC in Untan


Deshinta Prameswari Diana Putri selaku Alumni AIESEC in Untan 25.26 menyampaikan, “Selama saya di AIESEC, saya menyadari bahwa ini bukan hanya tentang target atau CTA, tetapi tentang pertumbuhan. Saya menghadapi rasa ragu pada diri sendiri, belajar mengelola overthinking, membangun resilience, dan menjadi lebih sadar akan nilai serta tujuan hidup saya. AIESEC menjadi ruang yang tidak hanya mengembangkan keterampilan saya, tetapi juga memperkuat karakter saya dan saya sangat bersyukur atas hal itu.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa The AIESEC Way bukan sekadar konsep, melainkan pengalaman nyata yang membentuk individu secara holistik.

baca juga

Hal serupa disampaikan oleh Sofiah Salsabila selaku Local Head of Public Relations AIESEC in Untan 26.27. Ia menyatakan, “Menjadi bagian AIESEC in Untan benar benar mengubah cara pandang saya. AIESEC mengajarkan saya bahwa untuk bisa membawa perubahan di luar, saya harus belajar memimpin dan memahami diri sendiri terlebih dahulu.”

Selain pengalaman, Values AIESEC menjadi fondasi penting dalam membangun identitas organisasi. Keenam nilai tersebut membentuk budaya kerja, standar perilaku, serta cara anggota berinteraksi dengan sesama dan mitra eksternal.

Nilai bukan hanya pernyataan normatif, tetapi pedoman konkret dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian konflik.

Melalui implementasi yang konsisten, AIESEC in Untan membangun branding yang autentik dan berbasis pengalaman. Organisasi ini tidak hanya menawarkan aktivitas kepemudaan, tetapi menghadirkan ruang transformasi yang menyatukan pertumbuhan internal dan dampak eksternal.

Dengan demikian, AIESEC in Untan menegaskan posisinya sebagai ekosistem pengembangan kepemimpinan yang membentuk pemimpin muda di Kalimantan yang sadar diri, tangguh, dan siap menciptakan perubahan berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.