pulau pabelokan pulau kecil yang kelola platform offshore pertama indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Pulau Pabelokan, Pulau Kecil yang Kelola Platform Offshore Pertama Indonesia

Pulau Pabelokan, Pulau Kecil yang Kelola Platform Offshore Pertama Indonesia
images info

Pulau Pabelokan, Pulau Kecil yang Kelola Platform Offshore Pertama Indonesia


Namanya mungkin tidak begitu tenar dibandingkan pulau-pulau kecil di Indonesia lainnya. Namun, dengan ukurannya yang kecil itu, perannya besar sebagai salah satu bagian vital di industri minyak dan gas nasional.

Adalah Pulau Pabelokan, sebuah pulau kecil di antara gugusan pulau di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Lokasinya cukup jauh dari pusat ibu kota dan tidak dihuni oleh masyarakat umum selayaknya beberapa pulau di Kepulauan Seribu lainnya.

Pulau ini juga menjadi satu-satunya pulau di Kepulauan Seribu yang selalu sibuk dengan kegiatan bisnis. Bagaimana tidak, Pulau Pabelokan menjadi lokasi berdirinya platform offshore pertama di Indonesia. Offoshore atau anjungan lepas pantai adalah sebuah bangunan lepas pantai yang digunakan untuk pengambilan, pengolahan, dan penyimpanan minyak dan gas.

Platform offshore itu disebut dengan Platform Cinta A. Dibangun pada tahun 1970-an, Platform Cinta A menandai tonggak awal eksplorasi minyak dan gas di pantai lepas Indonesia. Saat ini, pengoperasiannya dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui PT Hulu Energi (PHE) Offshore Southeast Sumatra (OSES).

Pulau Pabelokan yang Punya Peran Penting

Eksplorasi Pulau Pabelokan bermula saat ditemukannya sumber minyak di lepas pantai pulau. Pada 1968, Independent Indonesian American Petroleum Company (IIAPCO) menjadi kontraktor pertama untuk mengelola minyak dan gas lepas pantai di Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK-SES).

Kemudian, pengelolaan sempat beralih dan diakuisisi oleh beberapa perusahaan berbeda. Akhirnya, pada 2018, pengelolaan WK-ES diambil alih oleh PHE OSES. Bahkan, tahun 2023, WK-SES menjadi salah satu dari tujuh blok penghasil minyak terbesar di Indonesia.

Lebih lanjut, Pulau Pabelokan menjadi titik penting yang menunjang proses eksplorasi dan produksi minyak dan gas di wilayah PHE OSES. Pulau ini juga merupkan pusat aktivitas PHE OSES di wilayah kerja selatan, sekaligus penyuplai listrik di wilayah kerja selatan dan tengah.

Merangkum dari berbagai sumber, total kapasitas pembangkit listrik PHE OSES yang ada di Pulau Pabelokan adalah 65 MW atau 64 persen dari seluruh jaringan. Daya ini sangat penting untuk “menjaga kehidupan” offshore.

Selain itu, gas yang dihasilkan di sekitar pulau turut disalurkan ke PLN Indonesia Power (IP) Cilegon. Gas ini menggerakkan PLTGU Cilegon yang menyuplai listrik ke Banten, Jakarta, dan kawasan industri strategis nasional.

Selain Platform Cinta A yang menjadi platform offshore pertama Indonesia, di sekitarnya juga ada banyak platform offshore lain yang disebut dengan Kompleks Platform Cinta. Anjungan-anjungan ini saling terhubung dan berdiri tak lama setelah Cinta A dibangun.

baca juga

Pulau Pabelokan yang Punya Fasilitas Moncer

Bisa dibilang Pulau Pabelokan adalah pulau “pribadi” yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero). Pulau Pabelokan dikelola khusus oleh PT Pertamina (Persero) dengan ketat sebagai wilayah operasional terbatas. Oleh karena itu, pulau ini tidak diperuntukkan bagi wisatawan.

Dengan luas kurang lebih 12,5 hektare, Pulau Pabelokan dilengkapi fasilitas moncer yang seluruhnya bisa digunakan oleh para perwira PT Pertamina (Persero) yang bekerja di sana. Ada kantor, pembangkit listrik, Gas Processing Plant, water maker, dermaga, sampai helipad.

Tak hanya itu, ada pula asrama, fasilitas ibadah, klinik kesehatan beserta tenaga medisnya, tempat makan, hingga berbagai fasilitas olahraga.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.