ini dia airfish voyager kendaraan yang bakal hubungkan singapura batam waktu tempuh cuma 25 menit - News | Good News From Indonesia 2026

Ini Dia AirFish Voyager, Kendaraan yang Bakal Hubungkan Singapura-Batam: Waktu Tempuh Cuma 25 Menit!

Ini Dia AirFish Voyager, Kendaraan yang Bakal Hubungkan Singapura-Batam: Waktu Tempuh Cuma 25 Menit!
images info

Ini Dia AirFish Voyager, Kendaraan yang Bakal Hubungkan Singapura-Batam: Waktu Tempuh Cuma 25 Menit!


Perjalanan dari Singapura ke Batam bakal lebih mudah dengan moda transportasi baru. Namanya AirFish Voyager, sebuah wahana laut berteknologi wing-in-ground (WiGE).

Kendaraan ini dirancang khusus agar bisa melaju di atas permukaan air dengan kecepatan tinggi. AirFish Voyager yang dikembangkan oleh ST Engineering AirX di Singapura ini bisa mempermudah konektivitas dua negara hanya dalam waktu 25 menit saja.

Rute Singapura-Batam dipiih bukan tanpa sebab. Laporan dari Aerospace Global News, rute tersebut merupakan kawasan sibuk dan padat serta sudah dilewati banyak kapal feri, sehingga cocok untuk mengevaluasi kinerja dan keandalan AirFish Voyager.

Bukan Sekadar Kapal Biasa

Meskipun bentuknya mirip pesawat kecil, AirFish Voyager dikategorikan sebagai kapal. Kendaraan ini memiliki sayap selayaknya pesawat. Namun, desainnya sengaja dibuat agar bisa berjalan dengan kecepatan hingga 100 knot.

AirFish bisa berjalan lebih cepat dibanding kapal feri biasa. Uniknya lagi, ia bisa dioperasikan tanpa landasan pacu atau infrastruktur bandara.

Moda trasportasi satu ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan internasional, utamanya Singapura. Batam sendiri diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi liburan singkat, belanja, atau business trip.

Menyadur dari situs resmi ST Engineering, BatamFast, operator feri regional, dikabarkan akan menyewa dan mengoperasikan AirFish Voyager berkapasitas 10 tempat duduk. Layanan ini juga akan menjadi debut AirFish Voyager pertama di dunia dan akan menhubungkan Batam dengan Singapura.

baca juga

Rencananya, kendaraan ini bakal dioperasikan di paruh kedua tahun 2026. Namun, semuanya masih tergantung pada persetujuan dan peraturan pihak-pihak terkait.

Menariknya, bukan hanya di Indonesia, AiFish Voyager juga bekerja sama dengan salah satu perusahaan kapal feri India untuk dioperasikan di sana. Sasaran wilayah yang akan menggunakan AirFish ini meliputi Keplauan Andaman dan Nikobar, Lakshdweep, Maharashtra, Gujarat, Goa, Andhra Pradesh, dan Tamil Nadu.

Wilayah yang dipilih sengaja difokuskan pada daerah pesisir dan daerah dengan permintaan serta sektor wisata tinggi. Menariknya, kedua negara juga bekerja sama dalam perakitan, manufaktur, pelatihan, dan pemeliharaan lokal AirFish di India.

AirFish Voyager dan Spesifikasi Uniknya

AirFish Voyager dibuat untuk bisa mengangkut delapan penumpang dan dua awak (total 10 penumpang). Kecepatan maksimal yang bisa ditempuh adalah 100 knot (185 km/jam), yang mana jauh lebih cepat dibandingkan kapal komersil biasa. Bahkan, ST Engineering mengklaim jika kecepatannya setara dengan pesawat tingan.

Panjangnya 17 meter dan memiliki lebar 15 meter. Jangkauan AirFish ini sekitar 300 mil laut. Lebih lanjut, kapal semi pesawat tersebut juga bisa membawa beban muatan hingga 1.000 kg.

AirFish Voyager bisa beroperasi hingga kondisi laut Sea State 3; kondisi saat ada gelombang berkuran sedang dengan tinggi antara 0,5-1,25 meter. Dalam kondisi ini, kapal biasa akan mulai terombang-ambing dan berisiko pada manuvernya.

Kendaraan ini dinilai cocok untuk menghubungkan antarpulau. Selain itu, AirFish Voyager juga bisa menjadi opsi cepat bagi masyarakat yang menginginkan mobilitas cepat. Namun, tarifnya diprediksi akan sedikit lebih mahal dibandingkan fero biasa, mengingat spesifikasi dan biaya operasionalnya yang tinggi.

Jika sudah beroperasi nanti, adakah Kawan GNFI yang tertarik untuk mencoba naik AirFish Voyager langsung?

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.