belajar sambil bermain tanpa gawai mahasiswa kkn t ipb berkolaborasi bersama pojok baca rw 02 desa cipelang - News | Good News From Indonesia 2026

Belajar Sambil Bermain Tanpa Gawai, Mahasiswa KKN-T IPB Berkolaborasi Bersama Pojok Baca RW 02 Desa Cipelang

Belajar Sambil Bermain Tanpa Gawai, Mahasiswa KKN-T IPB Berkolaborasi Bersama Pojok Baca RW 02 Desa Cipelang
images info

Belajar Sambil Bermain Tanpa Gawai, Mahasiswa KKN-T IPB Berkolaborasi Bersama Pojok Baca RW 02 Desa Cipelang


Di tengah keseharian anak-anak yang semakin akrab dengan gawai, bagaimana ruang belajar tanpa layar dapat tetap hadir di lingkungan tempat tinggal mereka?

Kawan GNFI, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, gawai perlahan menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari keseharian anak-anak. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, penggunaan gawai yang kian intens juga memunculkan kegelisahan di kalangan orang tua dan masyarakat, termasuk di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. 

“Banyak orang tua di sini yang mulai menyadari bahwa anak-anak sekarang lebih fokus ke HP. Waktu untuk bermain dan belajar bersama teman-temannya jadi semakin berkurang,” tutur Pak Tajudin, Ketua Pojok Baca RW 02 Desa Cipelang, saat berdiskusi bersama mahasiswa KKN-T IPB di awal pertemuan. 

Dari kegelisahan inilah, sebuah ruang belajar tanpa layar mulai tumbuh di tengah pemukiman warga yang menghadirkan kembali tawa, interaksi, dan proses belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ruang ini dikenal sebagai Pojok Baca, sebuah ruang belajar nonformal berbasis komunitas yang dirancang sebagai alternatif kegiatan edukatif tanpa gawai. 

Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), mahasiswa IPB University turut berkolaborasi dengan para relawan Pojok Baca RW 02. Kolaborasi ini menghadirkan variasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, sekaligus memperkaya aktivitas belajar yang telah berjalan di tengah masyarakat.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Pojok Baca RW 02, Ruang Belajar Komunitas Tanpa Gawai

Pojok Baca RW 02 menjadi ruang belajar terbuka yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu dan terbuka bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Seluruh kegiatan dirancang tanpa penggunaan gawai, dengan pendekatan belajar sambil bermain melalui aktivitas fisik, permainan edukatif, observasi lingkungan, serta diskusi sederhana.

Pendekatan ini tidak hanya membantu anak-anak menjauh sejenak dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan sosial, kreativitas, serta rasa ingin tahu. Anak-anak diajak untuk aktif berinteraksi, bekerja sama, dan bereksplorasi secara langsung dalam suasana yang aman dan menyenangkan.

Pembelajaran Interaktif Bersama Mahasiswa KKN-T IPB

Selama periode KKN-T, mahasiswa IPB University berperan sebagai pendamping kegiatan dengan menyusun dan melaksanakan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan jenjang usia anak. Materi disampaikan secara interaktif dan kontekstual agar anak-anak tidak hanya menerima pengetahuan secara pasif, tetapi terlibat aktif dalam setiap proses belajar.

Setiap kegiatan Pojok Baca diawali dengan senam pagi untuk membangun semangat dan kesiapan anak-anak sebelum belajar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi literasi selama 15–20 menit.

Anak-anak yang telah mampu membaca diarahkan untuk membaca buku sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing, sementara anak-anak yang belum lancar membaca didampingi secara khusus untuk mengenal huruf, angka, serta berlatih membaca secara bertahap.

Setelah sesi literasi, kegiatan diselingi dengan ice breaking yang diisi melalui nyanyian, musik, dan tepukan sederhana untuk menjaga fokus dan suasana belajar tetap menyenangkan. Selanjutnya, anak-anak mengikuti materi pembelajaran yang disampaikan melalui berbagai metode, seperti permainan edukatif, diskusi ringan, dan aktivitas interaktif lainnya.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Pada minggu pertama yang dilaksanakan pada 4 Januari 2026, kegiatan difokuskan pada pengenalan makhluk hidup. Anak-anak diajak mengenal hewan, tumbuhan, dan manusia melalui berbagai aktivitas edukatif yang mendorong interaksi langsung. Materi disampaikan melalui permainan, diskusi ringan, dan eksplorasi lingkungan sekitar agar suasana belajar terasa menyenangkan dan mudah dipahami.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Kegiatan dilanjutkan pada 11 Januari 2026 dengan tema cita-cita melalui aktivitas mewarnai. Anak-anak diperkenalkan pada berbagai profesi dan diajak mengekspresikan impian mereka melalui gambar. Kegiatan ini membantu anak-anak mengenal potensi diri sekaligus melatih kreativitas dan kepercayaan diri sejak dini.

Sumber : Dokumentasi pribadi

Pada 18 Januari 2026, mahasiswa KKN-T menghadirkan praktik sains sederhana melalui pembuatan alat filtrasi air. Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar, anak-anak dikenalkan pada konsep dasar penyaringan air sekaligus memahami pentingnya air bersih dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sumber : Dokumentasi pribadi

Memasuki minggu terakhir, tepatnya 25 Januari 2026, anak-anak diajak mengenal lebih dekat dunia tumbuhan. Melalui kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif, mereka belajar memahami proses tumbuh kembang tanaman, mulai dari cara tanaman bertumbuh hingga praktik menanam secara langsung.

Kegiatan kemudian ditutup dengan menghias polybag tanaman sesuai kreativitas masing-masing. Aktivitas ini bertujuan menumbuhkan rasa kepemilikan, sehingga anak-anak terdorong untuk terus merawat dan menjaga tanaman yang mereka tanam.

Antusiasme Anak-Anak RW 02 Desa Cipelang 

Antusiasme anak-anak RW 02 Desa Cipelang terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan Pojok Baca berlangsung. Mereka tidak hanya mengikuti instruksi, tetapi juga berani bertanya, menyampaikan pendapat, serta mencoba berbagai aktivitas secara langsung. Interaksi dua arah antara anak-anak dan mahasiswa membuat suasana belajar terasa hidup dan menyenangkan. 

“Aku seneng ke Pojok Baca soalnya bisa main bareng temen-temen, terus belajarnya sambil main, seru,” ujar salah satu peserta Pojok Baca. 

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Dari sisi pengelola, relawan Pojok Baca RW 02 turut merasakan dampak positif dari kolaborasi dengan mahasiswa KKN-T IPB. Kehadiran mahasiswa membuat kegiatan menjadi lebih beragam dan tidak monoton. 

“Selama ada mahasiswa KKN-T IPB, kegiatannya jadi lebih seru dan berwarna, tidak membosankan. Ide-ide yang sebelumnya belum terpikirkan dan sulit dilakukan sendiri jadi bisa terealisasi. Anak-anak juga jadi tahu lebih banyak materi, tidak hanya itu-itu saja,” ujar salah satu relawan Pojok Baca.

Malam Perpisahan yang Penuh Cerita 

Menjelang akhir masa pengabdian, mahasiswa KKN-T IPB bersama anak-anak RW 02 Desa Cipelang menutup rangkaian kegiatan dengan malam perpisahan yang sederhana namun penuh makna. Pada malam tersebut, anak-anak tampil menunjukkan beragam penampilan yang telah mereka siapkan bersama, mulai dari tari kreasi, pembacaan puisi, hingga menyanyi bersama di hadapan warga.

Tak hanya menampilkan bakat dan keberanian, malam perpisahan juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka. Mereka menuliskan kesan dan pesan yang dirangkai bersama dalam satu papan, berisi cerita, harapan, dan ungkapan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama kegiatan berlangsung. 

Malam itu bukan sekadar penutup rangkaian KKN-T, tetapi menjadi pengingat bahwa ruang belajar tanpa gawai tidak hanya menghadirkan pengetahuan, melainkan juga membangun keberanian, kebersamaan, dan kenangan yang akan terus tumbuh bersama anak-anak RW 02 Desa Cipelang.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN-T IPB University dan Pojok Baca RW 02 menunjukkan bahwa pendidikan dapat tumbuh dari ruang-ruang komunitas.

Melalui kegiatan sederhana dan tanpa gawai, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, sementara mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pendampingan pendidikan di masyarakat.

Ke depan, Pojok Baca RW 02 diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak Desa Cipelang, dengan dukungan relawan dan keterlibatan berbagai pihak.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KB
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.