mengupas tuntas kalimat majemuk setara jenis konjungsi dan contohnya - News | Good News From Indonesia 2026

Mengupas Tuntas Kalimat Majemuk Setara: Jenis, Konjungsi, dan Contohnya

Mengupas Tuntas Kalimat Majemuk Setara: Jenis, Konjungsi, dan Contohnya
images info

Mengupas Tuntas Kalimat Majemuk Setara: Jenis, Konjungsi, dan Contohnya


Setelah memahami dasar-dasar kalimat majemuk secara umum, Kawan mungkin bertanya: Bagaimana sebuah kalimat bisa dikatakan sederajat? Dalam ilmu linguistik, hal ini disebut dengan Kalimat Majemuk Setara (KMS).

Artikel ini akan membedah struktur Kalimat Majemuk Setara secara mendalam agar Kawan dapat menyusun kalimat yang seimbang secara logika dan tata bahasa.

Apa Itu Kalimat Majemuk Setara?

Kalimat Majemuk Setara adalah gabungan dari dua klausa atau lebih yang memiliki kedudukan yang sama atau sederajat. Artinya, jika klausa-klausa tersebut dipisahkan, masing-masing dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal yang utuh secara makna (independen).

Ciri Khas dari kalimat majemuk setara ini adalah tidak ada klausa yang menjadi "anak" atau bawahan dari klausa lainnya. Hubungan keduanya bersifat koordinatif (sejajar).

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk Setara Berdasarkan Hubungan Logis

Pemilihan konjungsi dalam kalimat majemuk setara menentukan bagaimana kedua ide tersebut berinteraksi di pikiran pembaca. Berikut adalah klasifikasinya:

1. Setara Penjumlahan (Aditif/Pendampingan)

Digunakan untuk menggabungkan dua klausa yang informasinya saling menambah atau sejalan.

  • Konjungsi Utama:dan, serta, serta pula.

  • Contoh: "Ayah memperbaiki sepeda dan adik membantu membawakan kunci inggris."

  • Analisis: Kedua kegiatan terjadi secara sejajar tanpa ada salah satu yang menjadi sebab bagi yang lain.

  • 2. Setara Pertentangan (Adversatif)

    Menghubungkan dua klausa yang isinya saling berlawanan atau kontras.

    • Konjungsi Utama:tetapi, melainkan, sedangkan, namun.

    • Contoh: "Restoran itu sangat mahal, tetapi pelayanan yang diberikan sangat mengecewakan."

  • Catatan: Konjungsi melainkan digunakan jika klausa pertama bersifat negatif (mengandung kata 'bukan'), sementara sedangkan digunakan untuk membandingkan dua subjek berbeda.

  • 3. Setara Pemilihan (Alternatif)

    Menunjukkan situasi di mana pembaca atau subjek harus memilih salah satu dari dua pilihan yang ada.

    • Konjungsi Utama:atau.

    • Contoh: "Kita bisa pergi ke Bali dengan pesawat atau menyeberang menggunakan kapal feri."

    4. Setara Urutan (Sekuensial)

    Menunjukkan urutan waktu atau tahapan kejadian yang setara kedudukannya.

    • Konjungsi Utama:lalu, kemudian, setelah itu.

    • Contoh: "Ibu mencuci sayuran, lalu memotongnya dengan rapi."

    Aturan Penulisan Tanda Baca pada Kalimat Majemuk Setara

    Banyak penulis sering keliru dalam menempatkan tanda koma pada kalimat majemuk setara. Berikut aturannya:

    1. Koma sebelum konjungsi pertentangan: Gunakan tanda koma sebelum kata tetapi, melainkan, dan sedangkan.

      • Benar: Ia ingin datang, tetapi ia sedang sibuk.

    2. Koma pada rincian lebih dari dua: Jika kalimat majemuk menggabungkan lebih dari dua klausa, gunakan koma di setiap jeda.

      • Contoh: "Budi membaca buku, Ani menggambar,dan Iwan tidur.

    Mengapa Memahami Kalimat Mejemuk Setara Itu Penting?

    Dalam penulisan artikel atau laporan, kalimat majemuk setara membantu Kawan menjaga paralelisme (keseimbangan ide). Kalimat yang setara membuat alur baca menjadi lebih lancar karena pembaca tidak perlu mencari "induk" informasi; semua informasi diberikan dengan bobot yang sama pentingnya.

    Perbandingan Singkat: KMS vs KMB

    Berikut ini perbedaan antara kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat. 

    FiturKalimat Majemuk Setara (KMS)Kalimat Majemuk Bertingkat (KMB)
    HubunganSederajat (Koordinatif)Atasan-Bawahan (Subordinatif)
    PemisahanBisa dipisah jadi kalimat mandiriSatu klausa akan menggantung jika dipisah
    IntonasiCenderung stabil di setiap klausaMenanjak di klausa pertama (anak kalimat)

     

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Sholeh lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Sholeh.

    MS
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.