pemesanan tiket kereta lebaran 2026 resmi dibuka mulai 25 januari - News | Good News From Indonesia 2026

Catat! Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026 Resmi Dibuka Mulai 25 Januari

Catat! Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026 Resmi Dibuka Mulai 25 Januari
images info

Catat! Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026 Resmi Dibuka Mulai 25 Januari


Pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 resmi dibuka mulai 25 Januari 2026 untuk keberangkatan H-10 atau Rabu, 11 Maret 2026. Informasi ini diberikan PT KAI melalui akun resminya pada Kamis (22/1/2026). 

Lonjakan permintaan setiap tahun membuat akses terhadap informasi yang akurat menjadi faktor penentu, bukan hanya soal cepat, tetapi juga soal tepat. KAI juga secara tegas mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi. 

Pembelian dapat dilakukan melalui Access by KAI, booking.kai.id, call center 121, online travel agent, serta mitra resmi lainnya. Di luar itu, masyarakat diimbau berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa pemesanan dengan biaya tambahan yang tidak rasional dan berpotensi menimbulkan kerugian.

baca juga

Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran 2026

Sistem penjualan tiket KAI menggunakan skema H-45 sebelum keberangkatan. Artinya, tiket Lebaran sudah bisa diakses sejak akhir Januari. Pola ini memberikan ruang bagi calon penumpang untuk menyusun rencana perjalanan secara lebih terukur, tidak lagi bergantung pada pembelian mendadak yang sering berujung pada kekecewaan.

Berikut jadwal resmi pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026:

Tanggal Pemesanan

Tanggal Keberangkatan

Keterangan

25 Januari 2026

Rabu, 11 Maret 2026

H-10

26 Januari 2026

Kamis, 12 Maret 2026

H-9

27 Januari 2026

Jumat, 13 Maret 2026

H-8

28 Januari 2026

Sabtu, 14 Maret 2026

H-7

29 Januari 2026

Minggu, 15 Maret 2026

H-6

30 Januari 2026

Senin, 16 Maret 2026

H-5

31 Januari 2026

Selasa, 17 Maret 2026

H-4

1 Februari 2026

Rabu, 18 Maret 2026

H-3

2 Februari 2026

Kamis, 19 Maret 2026

H-2

3 Februari 2026

Jumat, 20 Maret 2026

H-1

*4 Februari 2026

Sabtu, 21 Maret 2026

H1

*5 Februari 2026

Minggu, 22 Maret 2026

H2

6 Februari 2026

Senin, 23 Maret 2026

H+1

7 Februari 2026

Selasa, 24 Maret 2026

H+2

8 Februari 2026

Rabu, 25 Maret 2026

H+3

9 Februari 2026

Kamis, 26 Maret 2026

H+4

10 Februari 2026

Jumat, 27 Maret 2026

H+5

11 Februari 2026

Sabtu, 28 Maret 2026

H+6

12 Februari 2026

Minggu, 29 Maret 2026

H+7

13 Februari 2026

Senin, 30 Maret 2026

H+8

14 Februari 2026

Selasa, 31 Maret 2026

H+9

15 Februari 2026

Rabu, 1 April 2026

H+10

Jadwal ini menegaskan bahwa kecepatan akses informasi jauh lebih menentukan dibanding keberuntungan semata.

baca juga

Cara Resmi Membeli Tiket Kereta Api Lebaran

Pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 dapat dilakukan secara daring maupun luring melalui kanal resmi yang disediakan KAI. Akses digital kini menjadi jalur utama karena lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi secara sistem.

Pembelian melalui kanal resmi memungkinkan penumpang melakukan perubahan jadwal dan pembatalan sesuai ketentuan. Hal ini menjadi penting karena perjalanan mudik sering kali bersifat dinamis, baik karena faktor pekerjaan, kondisi keluarga, maupun kebijakan perusahaan.

KAI secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda jasa pembelian pihak ketiga yang mematok biaya tambahan. Dalam banyak kasus, tiket semacam ini tidak dapat diverifikasi secara sistem, sehingga berpotensi gagal digunakan saat boarding meski telah dibayar penuh.

Strategi Aman Berburu Tiket Lebaran

Dalam konteks mudik, kehabisan tiket bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga soal kesiapan informasi. Banyak calon penumpang baru menyadari pentingnya jadwal pemesanan ketika periode puncak sudah berlangsung.

Strategi paling rasional adalah menyesuaikan rencana perjalanan dengan kalender pemesanan, menyiapkan alternatif tanggal, serta memastikan akses internet stabil saat jam pembukaan tiket. Pendekatan ini tidak menjamin tiket pasti didapat, tetapi secara signifikan meningkatkan peluang.

Pada akhirnya, sistem transportasi publik bukan hanya soal kecepatan mesin, melainkan juga soal kecerdasan pengguna dalam membaca pola. Semakin tinggi literasi informasi masyarakat, semakin kecil ruang bagi praktik spekulatif yang merugikan secara kolektif.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.