cordyceps jamur zombie dengan manfaat kesehatan - News | Good News From Indonesia 2026

Cordyceps: Jamur ‘Zombie’ yang Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Ada di Indonesia!

Cordyceps: Jamur ‘Zombie’ yang Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Ada di Indonesia!
images info

Cordyceps: Jamur ‘Zombie’ yang Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Ada di Indonesia!


Jamur Cordyceps atau secara ilmiah dikenal sebagai Ophiocordyceps sp. adalah jenis jamur parasit yang menginfeksi beragam kelompok serangga dan arthropoda.

Jamur ini melakukan infeksi saat inang masih dalam keadaan hidup, merubah perilakunya, dan dapat menumbuhkan tubuh buah hingga inangnya mati.

Oleh sebab itu, Cordyceps memiliki kemampuan layaknya virus zombie dalam cerita fiksi populer. Bahkan, jamur ini menjadi inspirasi latar cerita serial Hollywood yang berjudul ‘The Last of Us’. Series tersebut menceritakan wabah zombie yang dialami seluruh dunia akibat ulah jamur Cordyceps.

Cara jamur ‘zombie’ ini menginfeksi adalah dengan melepaskan spora, lalu mencari inang yang tepat. Umumnya adalah semut dan serangga kecil lainnya. Spora kemudian masuk menembus serangga dengan menggunakan senjata pelunak kutikula, yaitu enzim kitinase dan berkembang biak di dalamnya.

Setelah masuk, sel jamur tidak langsung menyerang sistem saraf pusat yaitu otak, tetapi menyebar melalui hemolimfa (cairan tubuh serangga) dan jaringan otot. Tidak ada temuan ilmiah yang menunjukkan manipulasi otak serangga seperti yang dikira banyak orang.

Selanjutnya akibat produksi metabolit yang intens di tubuh serangga terjadi gangguan ritme biologis sehingga terjadi perubahan perilaku (behavioral manipulation) pada serangga. Serangga pun ‘diarahkan’ oleh jamur untuk mencari tempat yang ideal bagi si parasit untuk berkembang biak.

Saat inilah proses kolonisasi terjadi dengan ekstrem yang menyebabkan kematian serangga. Secara keseluruhan proses infeksi ini berlangsung lama. Disebutkan oleh Profesor Charissa de Bekker, dari University of Central Florida,gejalanya mirip pilek kronis yang tak kunjung sembuh.

Jamur Cordyceps menginfeksi semut I Sumber: Wikimedia Commons
info gambar

Jamur Cordyceps menginfeksi semut I Sumber: Wikimedia Commons


baca juga

Beragam Jenis Cordyceps di Dunia dan Indonesia

Meski kerap dibicarakan seolah hanya satu jenis, Cordyceps sebenarnya merupakan kelompok jamur yang sangat beragam. Secara ilmiah, genus ini mencakup ratusan spesies jamur parasityang masing-masing memiliki inang dan habitat yang spesifik. Sebagian besar spesies Cordyceps hidup di lingkungan lembap dengan keanekaragaman serangga yang tinggi, seperti hutan tropis dan subtropis.

Beberapa jenis Cordyceps yang paling dikenal di dunia antara lain Ophiocordyceps sinensis dan Cordyceps militaris. Ophiocordyceps sinensis secara alami ditemukan di dataran tinggi Himalaya dan Dataran Tinggi Tibet, tumbuh dengan cara menginfeksi larva ngengat di tanah pegunungan. Sementara itu, Cordyceps militaris lebih mudah dibudidayakan dan kini banyak digunakan sebagai bahan suplemen kesehatan.

Menariknya, Cordyceps bukan hanya ditemukan di wilayah pegunungan ekstrem, tetapi juga dapat dijumpai di kawasan tropis.

Di Indonesia, jamur dari kelompok Cordyceps dilaporkan tumbuh alami di hutan tropis Kalimantan, khususnya di wilayah dengan ekosistem yang masih terjaga dan kaya akan serangga inang.

Selain tumbuh liar, Cordyceps juga telah dibudidayakan secara komersial di Indonesia untuk keperluan riset dan industri herbal.

Manfaat Kesehatan Jamur ‘Zombie’

Di balik citranya yang menyeramkan, Cordyceps telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia dan kini semakin banyak diteliti dalam dunia medis modern. Jamur ini mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti cordycepin dan adenosine, yang diketahui memiliki potensi efek farmakologis.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa Cordyceps berpotensi membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, serta bertindak sebagai antioksidan.

Jamur ini juga kerap dikaitkan dengan peningkatan energi dan stamina, sehingga sering digunakan sebagai suplemen untuk menunjang performa fisik.

Selain itu, beberapa studi awal mengindikasikan bahwa Cordyceps dapat berperan dalam menjaga kesehatan jantung, membantu mengatur kadar gula darah, serta mendukung fungsi metabolisme tubuh. Meski demikian, sebagian besar temuan tersebut masih berasal dari penelitian laboratorium dan hewan uji.

Oleh karena itu, para ahli menekankan bahwa manfaat Cordyceps pada manusia masih memerlukan penelitian klinis lebih lanjut. Konsumsi Cordyceps sebagai suplemen sebaiknya tetap dilakukan secara bijak dan tidak menggantikan pengobatan medis yang telah terbukti secara ilmiah.

Manfaat Kesehatan Jamur Cordyceps I Sumber: Pexels (Media Dung)
info gambar

Manfaat Kesehatan Jamur Cordyceps I Sumber: Pexels (Media Dung)


baca juga

Cordyceps, antara Fakta Ilmiah dan Imajinasi Populer

Kemampuan Cordyceps dalam memanipulasi perilaku serangga membuatnya kerap disamakan dengan “jamur zombie” dalam budaya populer. Bahkan, jamur ini menjadi inspirasi cerita dalam serial 'The Last of Us', yang menggambarkan wabah global akibat mutasi Cordyceps.

Namun dalam dunia nyata, Cordyceps tidak menginfeksi manusia dan tidak memiliki kemampuan mengendalikan otak seperti dalam cerita fiksi. Mekanisme infeksinya terbatas pada serangga dan bekerja melalui gangguan fisiologi otot serta metabolisme inang, bukan penguasaan sistem saraf pusat.

Dengan memahami Cordyceps secara ilmiah, kita dapat melihat jamur ini bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai fenomena alam yang unik, sumber pengetahuan biologi, sekaligus potensi sumber senyawa bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Birrbik Faza Muhammad lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Birrbik Faza Muhammad.

BF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.