Di tengah dinamika global yang cepat, banyak pemuda terjebak dalam keraguan akan masa depan. Namun, kisah Moh Fadhli Romadhon, seorang mahasiswa di Institut Ummul Quro Al-Islami, bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.
Perjalanan Moh Fadhli Romadhon menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan berbasis pesantren dapat menjadi ruang pembentukan karakter, disiplin, dan cara pandang yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini.
Berbagai pengalaman akademik, inovasi, dan keterlibatan dalam forum internasional menandai proses panjang yang dijalaninya secara bertahap. Capaian tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari konsistensi belajar, keterbukaan terhadap kolaborasi, serta kemauan untuk berkontribusi pada isu-isu pendidikan dan pemberdayaan pemuda.
Setiap langkahnya berfungsi sebagai bentuk diplomasi, dan setiap perkataannya merupakan kontribusi nyata. Kisah ini memberikan gambaran bahwa peluang untuk berkembang terbuka bagi siapa pun yang bersedia mempersiapkan diri dan mengambil peran.
Dengan memanfaatkan lingkungan awal sebagai pijakan, pemuda dapat memperluas dampaknya ke ruang yang lebih luas.
Keberhasilan di Kancah Internasional
Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Fadhli di arena global. Di World Trade Center, Kuala Lumpur menjadi titik balik yang signifikan bagi Moh Fadhli Romadhon dalam kancah global. Dia berhasil meraih Medali Emas pada Malaysia Technology Expo (MTE) 2025 di kategori Inovasi Bisnis Digital, khususnya dalam bidang Edukasi dan Pedagogi.
Inovasi yang diajukan Fadhli & tim Ambisku difokuskan untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh sistem pendidikan modern, yang semakin membutuhkan solusi inovatif dan relevan.
Sebelum mencapai prestasi tersebut, Fadhli telah mengasah kemampuannya di berbagai forum internasional. Pada tahun 2024, ia terpilih menjadi delegasi mahasiswa Indonesia di Rosumovsky Moscow State University, Rusia.
Dalam kesempatan itu, laki-laki ini berhasil meraih juara 1 dalam Lomba Paper Internasional, yang menunjukkan kemampuannya dalam argumentasi dan penelitian. Pengalaman tersebut menjadi landasan penting bagi pengembangan keterampilan akademisnya di tingkat internasional.

Moh Fadhli Romadhon dan tim berhasil meraih emas pada ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2025 di kategori Inovasi Bisnis Digital (Foto: Dok Moh Fadhli Romadhon)
Dari Moskow, Fadhli melanjutkan penelitiannya dan kontribusinya ke Kuala Lumpur, di mana ia membuktikan bahwa pemuda Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di bidang literasi dan teknologi.
Keberhasilannya tidak hanya diakui melalui medali, tetapi juga mendapatkan "Special Award" dalam Asian Youth Innovation Award (AYIA) 2025. Pengenalan ini mencerminkan pengakuan atas upayanya untuk berinovasi dan memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan.
Dengan melihat perjalanan Fadhli, jelas bahwa kemajuan di tingkat global memerlukan kombinasi antara pendidikan yang kuat, dedikasi, dan pengalaman praktis.
Ia menjadi contoh bagaimana inovasi dapat mengatasi tantangan pendidikan, sekaligus menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia dalam konteks globalisasi.
Peran Aktif dalam Diplomasi dan Pengabdian
Moh Fadhli Romadhon menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual harus sejalan dengan kepedulian sosial, dan ini tercermin dari aktivitasnya di berbagai organisasi. Sebagai anggota aktif Youth Ranger Indonesia dan HRD di Ambisku.id, ia berupaya menggabungkan dua aspek ini untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Komitmen Fadhli terhadap pengabdian sosial dapat dilihat ketika ia berperan sebagai delegasi Volunteer Nasional di Labuan Bajo, berkolaborasi dengan Yayasan Bakti Milenial Indonesia, dan delegasi volunteer internasional bersama Global Youth Ambassador di Kuala Lumpur, Malaysia untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat baik dalam ranah domestik maupun internasional.
Pengalaman kepemimpinan Fadhli juga terasah dalam simulasi PBB, khususnya melalui partisipasinya dalam Asian Youth International Model United Nation (AYIMUN) 2024. Di ajang ini, ia tidak hanya memperdalam pemahamannya tentang negosiasi dan diplomasi, tetapi juga berlatih menghadapi berbagai perspektif dan tantangan yang dihadapi di arena internasional.
Keterlibatannya dalam forum-forum semacam ini memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan wawasan yang diperlukan dalam memimpin.
Selain pengalaman di forum simulasi, Fadhli melanjutkan pengembangan dirinya melalui pelatihan diplomasi internasional di Singapura dan Malaysia.
Pelatihan ini memperkaya pengetahuannya dan mempersiapkannya untuk menjadikan dirinya sebagai suara yang efektif dalam isu-isu pemberdayaan pemuda.
Dengan latar belakang yang kuat dalam diplomasi, Fadhli berkomitmen untuk menyuarakan kepentingan pemuda di berbagai platform, termasuk di Departemen Talenta Organisasi Internasional Diplobate.
Inspirasi dari Akar Pendidikan
Meskipun telah menjelajahi berbagai belahan dunia, Fadhli tetap memperhatikan “akar" yang membesarkannya. Di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor, ia memulai program Youth Empowerment Training. Sebagai Certified Public Speaker (C.PS), ia rutin membagikan pengetahuan kepada para santri.
Program-program seperti seminar "Belajar dari Asrama" dan sesi yang berjudul “Tumbuh Pelan-Pelan di Era Maunya Serba Cepat” bertujuan untuk menumbuhkan semangat bahwa santri pun mampu mendunia.
Fadhli berupaya mengubah stigma yang menyatakan bahwa anak pesantren memiliki keterbatasan akses, dengan menekankan bahwa pesantren dapat menjadi tempat yang membentuk karakter yang tangguh.

Moh Fadhli Romadhon dan Kontribusinya pada pendidikan anak bangsa (Foto: Dok Moh Fadhli Romadhon)
Melalui komitmennya sebagai mentor beasiswa dan narasumber dalam berbagai webinar, fokus Fadhli tetap pada pemberdayaan pemuda. Perjalanannya mengingatkan kita bahwa batasan sering kali hanya ada dalam pikiran.
Dengan keberanian mencoba dan sikap berbagi, seorang pemuda dari institusi lokal dapat memberi dampak nyata bagi dunia.
Fadhli telah menapaki jalan yang mengesankan. Ia kini menunggu generasi muda lainnya untuk mengikuti jejaknya dan mengangkat nama Indonesia di panggung internasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


