Apa yang ada di pikiran Kawan saat mendengar kata bandeng? Ikan yang hidup di air payau, campuran air tawar dan air laut? Atau justru olahannya menjadi berbagai macam kudapan yang menggugah selera?
Ikan bandeng, ikan yang biasa hidup di air payau yang sering kita lihat dibudidayakan dengan sistem tambak. Sangat cocok bagi para nelayan yang tidak dapat pergi melaut untuk mencari ikan.
Bandeng bukan sekadar ikan yang dijual dipasar. Berbagai macam olahan dari ikan dengan banyak durinya ini ternyata jadi primadona penduduk Nusantara. Olahannya menjadi berbagai produk, seperti bandeng duri lunak, otak-otak bandeng, dan lainnya menghantarkan bandeng menembus pasar modern, bahkan masuk ke ranah ekspor.
Ini adalah kisah dari Ulujami, salah satu kecamatan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Bandeng menjadi primadona dan oleh-oleh yang khas di sini. Apalagi dengan dukungan dari berbagai pihak untuk mengembangkannya.
Ulujami dan Ikan Bandeng
Ikan bandeng, ikan yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia, tepatnya di sekitar kawasan pantai. Salah satunya adalah Kecamatan Ulujami, daerah di bagian utara Pemalang. Ikan bandeng lah yang menjadi komoditas paling terkenal dari daerah ini.
Letaknya yang langsung menghadap ke Laut Jawa sangat cocok untuk dijadikan tambak bandeng. Pertemuan antara air laut dan air tawar ini membuat jenis ikan ini dapat hidup dengan baik. Tak salah apabila satu kali panen bandeng bisa mencapai berton-ton beratnya.
Pada tahun 2021, Kecamatan Ulujami menghasilkan 3.113.881 ton ikan bandeng yang tercatat dari tiga desa, yakni Desa Mojo, Limbangan, dan Pesantren. Besarnya potensi ikan bandeng ini akan sia-sia apabila tidak dikembangkan.
Promosi Ikan Bandeng Ulujami
Ingin mengenalkan produk lokal ke masyarakat luas, Festival Bandeng Bakar pun disemarakkan di Desa Mojo. Hal ini sebagai upaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan komoditas khas dari Ulujami.
Tahun 2022, Tak disangka 1.000 tiket seharga Rp20.000,00 habis terjual dalam hitungan jam saking antusiasnya warga. Bandeng sebanyak 2,5 kuintal disiapkan untuk festival ini. Setiap tiket dapat ditukarkan menjadi satu porsi olahan bandeng bakar dengan lengkap. Selain dapat melihat jejeran ikan bandeng, pengunjung festival pun dapat pulang ke rumah dengan perut kenyang.
Keberhasilan festival bandeng juga dirasakan di Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami, pada tahun 2024, tepatnya ketika Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-144. Festival yang bertajuk Bandeng Salto (salai dan presto) menjadi ajang promosi produk khas Ulujami.
Pengunjung dapat melihat dan menikmati olahan bandeng menjadi salai, proses pengasapan makanan sampai kering, dan presto, proses pemasakan bandeng cepat dengan tekanan uap tinggi. Tak sampai di situ saja, bahkan disediakan pula produknya untuk dibawa pulang.
Ikan Bandeng Tumbuhkan Perekonomian Ulujami
Potensi bandeng yang dimiliki Ulujami menjadi faktor penting dalam perekonomian warganya. Selain memenuhi pasar lokal, bandeng Ulujami sudah menjadi komoditas ekspor dengan standar kualitas tinggi. Ini merupakan angin segar kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka.
Melihat hal ini PT Astra International Tbk pun tertarik untuk ikut serta mendukung potensi bandeng. Pada tahun 2022, melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA) untuk sektor kelautan dan perikanan, membantu masyarakat Ulujami dalam bidang produksi. Ada delapan desa yang masuk ke dalam daftar SDA sebagai desa binaan.
Setelah sebelumnya dilakukan peninjauan, program DSA, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Rukun Makmur secara resmi menyerahkan bantuan untuk para petani bandeng. Bantuan ini diberikan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan produksi bandeng. Adanya bantuan ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat setempat.
Bandeng bukan sekadar ikan biasa. Ikan ini bisa jadi sumber kehidupan untuk orang-orang yang hidup di sekitar pantai, seperti masyarakat Ulujami. Peran suatu produk mungkin tidak terlihat penting bagi sebagian orang, tetapi hal itu juga bisa menjadi sumber kehidupan untuk sebagiannya lagi.
#kabarbaiksatuindonesia
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


