25 buah buahan asli hutan kalimantan yang tak pernah kita lihat - News | Good News From Indonesia 2015

Mengenal 25 Buah Khas Kalimantan, Bentuk dan Rasanya Unik-Unik

Mengenal 25 Buah Khas Kalimantan, Bentuk dan Rasanya Unik-Unik
images info

Gambar Buah Ihau, Buah Asli Kalimantan yang Langka | Sumber : wikimedia commons


Beragam buah khas Kalimantan akan menyambut kita saat mengunjungi Pulau Borneo di kala musim buah. Apalagi jika Kawan bersedia untuk masuk hutan, kita akan dimanjakan alam dengan berbagai macam buah yang tak bisa kita dapatkan di pasar, apalagi di supermarket.

Bulan November sampai Maret adalah bulan yang cocok untuk berburu buah hutan Kalimantan Timur. Ada banyak jenis buah yang aneh dan sungguh sensasional, baik dari segi bentuk maupun rasa. Beberapa bahkan hanya dikenal oleh beberapa kampung saja. Jangan coba mencarinya di kota kecamatan. Di kampung berbeda saja, Kawan bisa mendapatkan jenis buah yang berbeda!

Berikut adalah sejumlah buah khas Kalimantan yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh untuk keluarga Kawan dari wilayah hutan Lesan di Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Simak sampai habis, ya!

baca juga

Aneka Buah-buahan Asli Hutan Kalimantan

Berikut 25 buah khas Kalimantan yang bisa Kawan cicipi saat berkunjung ke Borneo:

1. Buah Wanyi

Daging buah wanyi berwarna putih, rasanya manis keasam-asaman, dan berbau sangat tajam. Buahnya lonjong seperti mangga, tetapi ukurannya lebih besar. Ada bahaya dari wanyi ini, yaitu getah pohonnya. Jika kita terkena getahnya, efeknya gatal-gatal.

Buah wanyi hidup di hutan Kalimantan dan paling banyak terdapat di Kaltim. Sayang, buah ini susah sekali ditemui, apalagi di daerah kota. Kalau pun ada, palingan hanya 1 pohon saja yang masih hidup.

2. Buah Ihau

Buah Ihau, Buah Khas Kalimantan dengan Banyak Nama | Wikimedia Commons @Ezagren
info gambar

Buah Ihau, Buah Khas Kalimantan dengan Banyak Nama | Wikimedia Commons @Ezagren


Buah yang satu ini dikenal dengan beberapa sebutan. Ada yang menyebutnya Ihau. Masyarakat Tanjungselor, Kabupaten Bulungan, menyebutnya Mata Kucing karena isi buah dan bijinya mirip dengan mata kucing yang bersinar. Sedangkan masyarakat Dayak Kenyah di Tering, Kabupaten Kutai Barat, menyebutnya Duku.

Buah Ihau merupakan buah asli Kalimantan Timur (dan mungkin juga ada di hutan-hutan wilayah Kalimantan lainnya termasuk di hutan Malaysia dan Brunai Darussalam).

Bentuknya bundar sebesar kelereng dengan daging buah mirip klengkeng dengan rasa manis yang juga menyerupai rasa buah klengkeng. Tak heran sebagian masyarakat kota menyebutnya sebagai buah klengkeng asli Kalimantan.

Layaknya pohon-pohon yang tumbuh di hutan Kalimantan, pohon ihau memiliki batang yang besar dan kokoh serta menjulang tinggi. Memiliki dua jenis warna, yaitu berwarna kuning kecoklatan dan ada juga yang berwarna hijau, menjadikan ihau atau si mata kucing ini sebagai santapan lezat para monyet, burung enggang dan satwa lainnya.

3. Buah Rambai

Buah Rambai, Buah Khas Kalimantan yang Jadi Pertanda Akhir Musim Buah | Wikimedia Commons @Tu7uh
info gambar

Buah Rambai, Buah Khas Kalimantan yang Jadi Pertanda Akhir Musim Buah | Wikimedia Commons @Tu7uh


Musim buah rambai ini setahun sekali. Buah rambai bercita rasa manis-manis masam, dengan buah yang berisi 2-4 juring. Buah khas Kalimantan mirip langsat/duku, yang membedakannya adalah rambai menyebar dari Indomalaya ke arah Pasifik Barat.

Biasanya kemunculan buah rambai ini merupakan tanda bahwa musim buah akan segera berakhir. Alhamdulillah, beberapa jenis buah telah saya cicipi pada musim buah kali ini.

Sebenarnya masih banyak buah-buahan khas pedalaman yang belum sempat saya rasakan karena memang tidak terlalu banyak jumlahnya dan hanya dijual pada daerah-daerah tertentu saja, seperti buah kalangkala atau durian merah, lahong dan buah tarap.

baca juga

4. Buah Kapul

25 Buah Khas Kalimantan, Salah Satunya Buah Kapul yang Mirip Manggis | Wikimedia Commons @Ezagren
info gambar

25 Buah Khas Kalimantan, Salah Satunya Buah Kapul yang Mirip Manggis | Wikimedia Commons @Ezagren


Buah kapul adalah buah khas Kalimantan yang mirip manggis. Hanya kulitnya persis seperti kulit kayu. Beda lainnya adalah pada ujung buah tidak terdapat bentuk bintang, sedangkan di pangkal tangkainya tidak terdapat mahkota.

Ada dua jenis buah kapul, yakni kapul berdaging putih dan kapul berdaging kuning. Jika manggis setiap buahnya terdiri atas lima biji, kapul hanya terdiri dari empat buah saja. Rasanya? Persis rasa manggis.

5. Buah Keledang

Gambar Buah Keledang, Buah Khas Kalimantan Mirip Nangka yang Mulai Langka | Wikimedia Commons @Ezagren
info gambar

Gambar Buah Keledang, Buah Khas Kalimantan Mirip Nangka yang Mulai Langka | Wikimedia Commons @Ezagren


Buah Keledang adalah buah khas Kalimantan mirip nangka dan termasuk buah langka bumi Borneo. Keledang bercita rasa manis seperti campuran manggis dan nangka, menyerupai nangka dari segi bentuk maupun daging buahnya, hanya saja ukurannya mini.

Tumbuh di berbagai jenis tanah dan umumnya di hutan tropis dan penuh dengan humus. Buah Keledang (Artocarpus lancifolius Roxb) termasuk Famili Moraceae (suku nangka-nangkaan). Kerabat dekatnya buah Mentawa, Kluwih, Pintau, Cempedak, Sukun, Selanking, Benda, dan Nangka.

Sebagai buah eksotis hutan Kalimantan (Borneo) yang tumbuh merata di seluruh daratan pulau ini, keledang mulai terlupakan seiring dengan habisnya hutan-hutan alami. Pohonnya dapat menjulang tinggi mencapai 30 meter dan berdaun lebar dan sedikit berbulu. Pohon keledang dapat berbuah sejak 5 tahun setelah ditanam.

Pelestarian pohon keledang belum mendapat perhatian, begitu pun dengan buah-buah eksotis hutan Kalimantan lainnya. Padahal potensi tumbuhnya sangat mudah dengan perbanyakan melalui biji yang disemai. Jika buah nangka harus dibuka dengan pisau, buah keledang cukup diputar saja. Setelah diputar, buah akan terbuka.

baca juga

6. Buah Tarap

Buah Tarap, Buah Khas Kalimantan Mirip Sukun | Wikimedia Commons @Enziee
info gambar

Buah Tarap, Buah Khas Kalimantan Mirip Sukun | Wikimedia Commons @Enziee


Buah tarap mirip sekali dengan buah sukun yang bisa jadi sumber energi sebab rasanya sangat manis. Kulitnya bagaikan karet yang ditata rapi. Jika kita raba, kulitnya akan menempel ke telapak tangan, seperti kaki cicak.

Cara membukanya adalah dengan membelah buah tarap secara membujur. Kemudian kulit buah akan dengan mudah kita kelupas. Yang tertinggal adalah butiran-butiran ranum berwarna putih yang siap dinikmati.

Sayang, buah tarap menyebarkan bau seperti cempedak. Sehingga bagi mereka yang tak menyukai buah beraroma, mungkin tak akan menyukai buah tarap.

7. Buah Bemotong

Buah bemotong menggerombol di pangkal batang, tepat di atas tanah. Warnanya merah segar. Namun, segera akan berubah menjadi kecoklatan begitu kita kutip dari pohonnya.

Buah yang ukurannya seujung balpoin ini tersusun dalam tandan. Warna daging buahnya ungu atau putih. Rasanya manis. Ada biji kecil di tengahnya. Saat menikmati, kita bisa menelan saja biji kecil ini, seperti saat kita makan manggis.

8. Buah Maritam

Buah maritam adalah buah jenis rambutan, tapi tidak berbulu. Buah khas Kalimantan ini memiliki cita rasa manis dan dagingnya sama seperti rambutan.

Dikutip dari media sosial resmi Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, karena bentuknya yang tidak berambut, buah maritam Kalimantan juga kerap disebut "rambutan hitam" atau "rambutan tanpa rambut".

9. Buah Asam putar

Buah asam putar, disebut juga asam pulasan, adalah jenis mangga unik yang ada di pedalaman Kalimantan. Karena bijinya bisa dilepas dengan cara memutar buahnya.

Buah khas Kalimantan mirip mangga ini memiliki nama latin Mangifera torquenda

10. Buah Lahung atau Durian Lahung

Durian Lahung, Buah Khas Kalimantan Serupa Durian yang Terancam Punah | Wikimedia Commons @MahengNet
info gambar

Durian Lahung, Buah Khas Kalimantan Serupa Durian yang Terancam Punah | Wikimedia Commons @MahengNet


Buah lahung atau durian lahung adalah buah khas Kalimantan mirip durian dengan kulit berwarna merah dan berdaging kuning. Durian lahung merupakan buah endemik Kalimantan yang terancam punah.

Buah lahung memiliki masa reproduksi yang lama hingga ratusan tahun dengan nilai ekonomi yang rendah. Hal ini membuat masyarakat enggan melakukan budidaya terhadap tanaman ini dan menyebabkan durian lahung mendekati kepunahan.

baca juga

11. Buah Durian Merah atau Durian Hutan Kalimantan

Durian merah ini rasanya sama seperti durian umumnya, yang membedakan hanya ukurannya lebih kecil, kulit yang lebih tumpul dibandingkan dengan durian biasa, dan dagingnya berwarna merah, oranye, hingga kuning.

Dikutip dari media sosial resmi Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, durian hutan disebut tumbuh liar di hutan hujan tropis Kalimantan Tengah.

12. Buah Rumbia

Buah rumbia banyak terdapat di Indonesia karena rumbia adalah pohon sagu. Jadi, buah rumbia adalah buah yang dihasilkan dari pohon sagu. Buah ini rasanya manis-manis sepet.

Biasanya diasinkan dulu untuk menghilangkan rasa sepetnya. Namun sepetnya buah Rumbia ini tidak sebanding dengan sepetnya buah rukem yang mentah. Jadi, tidak masalah meski langsung dimakan begitu saja.

13. Buah gitaan

Dilansir dari Portal Kabupaten Tabalong, buah gitaan atau tampirik merupakan salah satu buah khas kalimantan yang terbilang langka. Buah ini berwarna jingga, rasa dagingnya manis dan sedikit asam.

Buahnya seukuran genggaman tangan orang dewasa dengan kulit yang tebal dan permukaan halus. Batang pohon buah tampirik mirip seperti akar, tumbuh dengan cara menjalar di antara pepohonan hutan.

14. Buah Binjai

Binjai atau Wani adalah pohon buah sejenis mangga dengan bau yang harum menusuk dan rasa yang masam manis. Buah ini juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti bin-yaa, lam-yaa (Th.), belenu (Mly., beluno (Sabah), baluno, bauno, bayuno (beberapa bahasa di Filipina), binglu (Sd.), dan wani (Bl.).

Nama ilmiahnya adalah Mangifera caesia. Bahasa Inggrisnya adalah White mango.

15. Buah Mundar

Buah Mundar Khas Kalimantan, Si Kerabat Manggis | Wikimedia Commons @Ezagren
info gambar

Buah Mundar Khas Kalimantan, Si Kerabat Manggis | Wikimedia Commons @Ezagren


Buah mundar dikenal dengan nama latin Garcinia forbesii. Buah khas Kalimantan yang mirip manggis ini memiliki kulit mulus dengan warna merah segar atau kekuningan dan warna buah yang putih susu.

Rasa buah mundar manis dengan sentuhan sedikit rasa asam yang menyegarkan. Buah yang kaya vitamin C, serat, kalsium, dan antioksidan ini bisa Kawan nikmati secara langsung karena tidak memiliki biji (NusantaraFood Biodiversity, 2025).

16. Buah Bangkinang

Buah bangkinan adalah buah khas Kalimantan Tengah. Dikutip dari laman resmi Pemerintahan Kalimantan Tengah, bangkinang disebut permen alami dari alam karena rasanya yang manis dengan sedikit rasa sepat unik dan berukuran kecil sebesar kelereng.

Musim buah bangkinang antara bulan Mei hingga Agustus. Jarang ditemukan di kota, Kawan dapat mencarinya di pasar-pasar daerah maupun area yang dekat dengan hutan.

17. Buah Limpasu

Jurnal Teknologi Agro Industri menyebut buah limpasu adalah buah khas Kalimantan yang memiliki banyak nama, di antaranya: ampusu, asam pauh, buah lepasu, buah lipau, empawang, kalampesu, lampaung, lapahung, laptu, lipasu, tamasu, tampoi.

Buah limpasu yang memiliki nama latin Baccaurea lanceolata memiliki rasa masam. Buahnya pun sering kali cukup banyak dan tidak mengenal musim.

18. Buah Mangga Kasturi

Buah mangga kasturi khas Kalimantan Selatan memiliki nama latin Mangifera casturi. Kementerian Pertanian melalui laman resminya menyebut buah ini kini masuk ke dalam kategori 200 tanaman langka di Indonesia karena jumlahnya yang mendekati angka kepunahan sebab habitatnya yang ada di hutan liar dan minimnya usaha budidaya.

Mangga kasturi punya kulit tipis hijau berbintik gelap yang berubah menjadi hitam saat matang. Karakteristik utamanya adalah aroma harum yang sangat kuat, menjadikannya maskot flora di Kalimantan Selatan.

19.Buah Karantungan

Buah karantungan adalah buah khas Kalimantan mirip durian yang memiliki nama latin Durio oxleyanus. Berbeda dengan durian yang berukuran besar, buah ini berukuran kecil dan bisa Kawan pegang dengan jari. Durinya pun lebih panjang daripada durian (Info PBUN, 2024).

20. Buah Ramania

Buah Ramania adalah buah khas Kalimantan Tengah. Ia memiliki nama lain Gandaria dan beraroma wangi. Pemerintah Daerah Kalteng berbagi bahwa buah ini cocok untuk dijadikan rujak karena rasanya asam segar saat masih mentah.

Saat sudah matang buah ramania akan berubah menjadi kuning oranye atau bahkan ungu dan rasanya pun menjadi manis dengan sedikit perisa asam.

21. Buah Namnam

Buah namnam memiliki nama latin Cynometra cauliflora. Buah ini langka dan hanya bisa ditemukan di Asia Tenggara dan Selatan, salah satunya Indonesia.

Kominfo Pangandaran berbagi di media sosial resminya bahwa buah namnam kerap dipakai untuk membuat asinan, rujak dan sambal sebab buah itu memiliki rasa khas yaitu asam, manis dan segar.

22. Buah Mangga Kuweni atau Kweni

Mangga Kweni memiliki bentuk lonjong dan kulit yang lebih tebal daripada mangga pada umumnya. Ia pun dikenal memiliki kandungan kalori yang rendah.

Puskesmas Sesela Primadona menerangkan bahwa buah yang memiliki nama latin Mangifera odorata ini memiliki banyak manfaat mulai dari menjaga daya tahan tubuh, membantu menurunkan berat badan, hingga melancarkan sistem pencernaan.

23. Buah Kepayang

Kita hanya familiar dengan mabuk kepayang, tetapi tidak tahu kepayang itu apa. Nah, kepayang itu adalah buah. Dari biji buah ini ada isi. Setelah melalui proses pengolahan, isi dalam biji buah ini bisa dimakan hingga keenakan, sampai-sampai lupa pekerjaan lain karena mabuk keenakan makan kepayang ini.

24. Buah Jinalun

Buah jinalun juga dikenal dengan nama ginalun. Sebagai buah khas Kalimantan yang langka, buah dengan nama latin Lepisanthes alata ini memiliki rasa manis dan bisa ditemukan di area hutan.

25. Buah Kemayau

Buah Kemayau, Buah Khas Kalimantan Serupa Anggur Bercita Rasa Mentega | Wikimedia Commons @Ezagren
info gambar

Buah Kemayau, Buah Khas Kalimantan Serupa Anggur Bercita Rasa Mentega | Wikimedia Commons @Ezagren


Buah kemayau memiliki nama latin Dacryodes rostrata forma cuspidate. Buah khas Kalimantan ini memiliki cita rasa unik mirip mentega dan bentuknya menyerupai anggur dengan ukuran sekitar 5-6 cm.

Buah ini menjadi salah satu buah khas Kalimantan yang terancam punah karena habitatnya yang terdampak aktivitas pembalakan liar.

Sekian artikel berjudul "Mengenal 25 Buah Khas Kalimantan, Bentuk dan Rasanya Unik-Unik".

Semoga artikel ini membantu Kawan sekalian!

 

REFERENSI

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Akhyari Hananto lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Akhyari Hananto.

AH
MS
AD
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.