kisah la muhammad dan la ummareng cerita rakyat dari sulawesi selatan - News | Good News From Indonesia 2026

Kisah La Muhammad dan La Ummareng, Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan

Kisah La Muhammad dan La Ummareng, Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan
images info

Kisah La Muhammad dan La Ummareng, Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan | Magnific AI


Ada sebuah cerita rakyat dari Sulawesi Selatan yang berkisah tentang La Muhammad dan La Ummareng. Cerita rakyat ini menceritakan tentang dua orang pemuda yang berhasil memenangkan sayembara dari seorang raja.

Bagaimana kisah lengkap dari cerita rakyat Sulawesi Selatan tersebut?

Kisah La Muhammad dan La Ummareng, Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan

Dinukil GNFI dari buku Jemmain yang berjudul Cerita Rakyat Bugis, alkisah pada zaman dahulu ada seorang raja yang masih perjaka. Sang raja sama sekali belum menikah sebelumnya.

Pada suatu malam, sang raja mendapatkan sebuah mimpi. Dalam mimpinya itu, sang raja bertemu dengan seorang gadis cantik memakai kain tenun alang.

baca juga

Sang raja kemudian menerima kue dari gadis tersebut. Dirinya pun langsung menyantap kue itu.

Begitu kue itu dimakan oleh sang raja, tiba-tiba gadis itu menghilang. Tidak lama kemudian, sang raja pun terbangun dari tidurnya.

Ternyata mimpi ini membekas di ingatan sang raja. Dia pun ingin mencari siapa sebenarnya gadis tersebut dan menjadikannya sebagai permaisuri raja.

Sang raja pun akhirnya menggelar sebuah sayembara besar. Dia mengumpulkan semua masyarakat di istana.

Sayembara pun secara resmi dibuka. Sang raja memberikan sayembara bagi siapa saja yang berhasil menemukan gadis yang ada di dalam mimpinya, maka dia akan mendapatkan hadiah besar.

Sang raja akan memberikan sebagian tanah kekuasaan yang dia miliki pada pemenang sayembara. Nantinya dia pun diangkat menjadi raja di tanah baru tersebut.

Semua masyarakat tentu semangat mencari gadis yang dimaksud dalam mimpi sang raja. Namun setelah sekian lama menunggu, masih belum ada masyarakat yang berhasil memenangkan sayembara tersebut.

Pada suatu hari, datang dua orang pemuda di depan istana raja. Pemuda tersebut bernama La Muhammad dan La Ummareng.

Mereka datang ke sana untuk mengikuti sayembara. Begitu tiba di hadapan sang raja, La Muhammad dan La Ummareng berkata jika mereka akan menemukan gadis yang dimaksud oleh sang raja.

Akhirnya berangkatlah kedua pemuda tersebut memulai pengembaraanya. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang mengangkat kayu bakar di pundaknya.

La Muhammad dan La Ummareng pun bertanya hendak ke mana sang kakek. Karena sejalan, kedua pemuda ini pun membantu sang kakek.

Di sepanjang perjalanan, terjadi percakapan di antara mereka. Banyak ilmu baru yang diajarkan oleh La Muhammad dan La Ummareng kepada kakek tersebut.

baca juga

Begitu sampai di kampung sang kakek, kedua pemuda ini meminta izin untuk beristirahat di masjid yang ada di sana. Sebelum berpisah, La Muhammad dan La Ummareng berpesan agar sang kakek mendehem terlebih dahulu sebelum masuk ke rumah.

Sang kakek tentu heran mengapa dirinya disuruh demikian. Namun sang kakek tetap mengiyakan dan kembali ke rumahnya.

Di rumah sang kakek, ada cucunya yang cantik jelita. Cucu sang kakek ini sehari-hari menenun kain alang di rumah tersebut.

Begitu melihat sang kakek hendak memasuki rumah, cucunya itu berkata jika kakeknya mesti mendehem terlebih dahulu. Dengan demikian, dia tahu ada orang yang akan hendak naik ke rumah tersebut.

Sang kakek kemudian berkata jika ada dua pemuda yang juga berpesan demikian padanya. Gadis itu pun penasaran dengan kedua pemuda tersebut.

Beberapa hari kemudian, sang kakek mengundang La Muhammad dan La Ummareng ke rumahnya. Di sana, mereka disajikan kue oleh cucu kakek tersebut.

Begitu melihat paras sang cucu, La Muhammad dan La Ummareng sadar jika inilah gadis yang muncul di mimpi sang raja. Tidak tunggu lama, kedua pemuda ini langsung kembali ke istana dan melaporkan hal ini pada sang raja.

Alangkah bahagianya sang raja menerima kabar itu. Akhirnya sang raja pun tiba di sana dan langsung menikahi gadis tersebut saat itu juga.

baca juga

La Muhammad dan La Ummangke akhirnya berhasil memenangkan sayembara. Mereka pun mendapatkan hadiah seperti yang dijanjikan oleh sang raja dan menjadi pemimpin baru di sana.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.