waspadai gaya british football erick thohir ungkap karakteristik lawan perdana indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Waspadai Gaya 'British Football', Erick Thohir Ungkap Karakteristik Lawan Perdana Indonesia

Waspadai Gaya 'British Football', Erick Thohir Ungkap Karakteristik Lawan Perdana Indonesia
images info

Erick Thohir/PSSI


FIFA telah secara resmi meluncurkan jadwal untuk perhelatan FIFA Series 2026, dengan Jakarta ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah pada tanggal 27 dan 30 Maret mendatang.

Pertandingan pertama Indonesia pada 27 Maret 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya. Skuad Garuda dijadwalkan melawan St. Kitts and Nevis, salah satu negara dari konfederasi CONCACAF.

Erick Thohir menyoroti karakteristik unik lawan perdana ini. "Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris. Gaya main mereka banyak mengadopsi British football style, dan juga mengandalkan counter attack," jelas Erick.

Ini akan menjadi tantangan taktis perdana bagi John Herdman untuk meracik strategi yang mampu meredam kecepatan dan efisiensi permainan lawan.

Jika berhasil melewati hadangan pertama, tantangan berikutnya tidak kalah berat. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan pemenang dari duel antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon. Kedua tim ini menawarkan gaya bermain yang sangat berbeda, memberikan Skuad Garuda pengalaman berharga.

Mulai dari Kepulauan Solomon yang terkenal dengan pemain-pemain teknis dan skillful berkat pengaruh kuat futsal dan sepak bola jalanan. Di sisi lain, Bulgaria merepresentasikan kekuatan sepak bola Eropa Timur yang pragmatis, sangat disiplin dalam bertahan, dan berbahaya saat memanfaatkan momen individu.

Pada akhirnya, Erick Thohir berharap turnamen ini menjadi fondasi penting bagi era baru Timnas Indonesia. Dengan pelatih baru dan tantangan dari tiga benua yang berbeda, FIFA Series 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun kembali kekuatan Skuad Garuda di panggung internasional.

"Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas," ungkap Erick.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.