Pemasaran barang buatan dalam negeri melalui platform digital terus mencatatkan angka transaksi yang fantastis. Lokapasar Shopee Indonesia mengumpulkan total akumulasi penjualan hingga empat miliar unit produk lokal sejak 2022.
Capaian angka penjualan komoditas domestik tersebut terkumpul dari kanal khusus penampung produk UMKM. Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang menyampaikan informasi tersebut dalam acara Peluncuran Program Akselerasi Produk Lokal di Jakarta.
Strategi pemasaran produk dilakukan melalui peningkatan penampakan komoditas agar mudah ditemukan oleh calon pembeli. Langkah ini membantu para pelaku usaha kecil perluas ekspansi perdagangan di pasar domestik hingga jangkauan mancanegara.
Pendampingan keterampilan digital juga diberikan lewat kelas pelatihan jaringan bernama Kampus Shopee. Program edukasi ini telah menjangkau para pemilik usaha di 514 kabupaten dan kota dengan menyajikan ratusan jam materi bimbingan.
Pelaku usaha dapat memanfaatkan Program Ekspor Shopee untuk memasarkan komoditas ke pasar luar negeri.
Pilihan skema eksportasi lain juga hadir lewat Program Ekspor Shopee Flexi yang memberikan keleluasaan strategi perdagangan. Pelaku usaha dibebaskan menentukan margin keuntungan, penetapan harga jual, hingga penentuan strategi promosi mandiri.
"Kalau Program Ekspor reguler kita bantu manajemennya dari A sampai Z. Kalau yang Flexi monggo bisa dikelola sendiri, kebebasan untuk menentukan margin, harga, strategi, dan lain-lain," kata Balques Manisang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


