Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi mandiri atau Penmaba 2026.
Status UNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) membuat alokasi kuota yang disediakan untuk jalur mandiri ini dipatok sebesar 50 persen.
Penjaringan ini memfasilitasi sembilan jenis jalur seleksi guna mengakomodasi berbagai latar belakang, minat, dan potensi akademik calon mahasiswa.
Sembilan jalur masuk tersebut meliputi Penmaba Rapor, Penmaba Prestasi, Penmaba Nilai UTBK, Ujian Tulis di Kampus, Ujian Tulis di Kediaman, Jalur Pindahan, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Jalur Disabilitas, serta International Class Program (ICP).
Setiap kategori seleksi memiliki karakteristik administrasi yang berbeda, seperti Penmaba Rapor yang murni menilai rekam akademik tanpa proses pengerjaan ujian tulis.
Sementara untuk jalur prestasi, panitia menyaring sertifikat kejuaraan tingkat nasional maupun internasional yang diselenggarakan oleh lembaga resmi.
Pihak rektorat juga menegaskan bahwa penilaian akhir kelulusan tidak akan mempertimbangkan besaran uang Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang disanggupi peserta.
Bagi peserta yang memilih skema pengerjaan ujian tulis, ujian dirancang dalam dua opsi lokasi dengan materi tes seputar penalaran matematika, literasi bahasa Indonesia, dan literasi bahasa Inggris.
Rentang jadwal penutupan pendaftaran bergerak dinamis, dimulai dari akhir Mei untuk jalur rapor dan prestasi, pertengahan Juni untuk nilai UTBK, hingga Agustus untuk kelas internasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


