tren bergeser ke wisata personal begini strategi kemenpar untuk dongkrak wisman - News | Good News From Indonesia 2026

Tren Bergeser ke Wisata Personal, Begini Strategi Kemenpar untuk Dongkrak Wisman

Tren Bergeser ke Wisata Personal, Begini Strategi Kemenpar untuk Dongkrak Wisman
images info

Dok. Canva


Kementerian Pariwisata menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pertumbuhan industri pariwisata nasional di tengah ketidakpastian global.

Mitigasi ini diambil guna membentengi sektor pariwisata dari berbagai tantangan berat seperti konflik geopolitik dunia, dinamika model bisnis, hingga dampak perubahan iklim.

Kemenpar kini menggeser orientasi pengembangan dengan tidak lagi bertumpu pada kuantitas jumlah kedatangan melainkan pada tingkat pengeluaran wisatawan.

Langkah ini diambil seiring berubahnya perilaku pelancong modern yang kini cenderung mencari pengalaman liburan yang lebih unik, personal, dan berkualitas.

Pemerintah juga berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membenahi keterbatasan infrastruktur pendukung serta menjamin pemenuhan regulasi keselamatan di lapangan.

"Wisata yang berkualitas tidak lagi semata-mata menekankan pada kuantitas wisatawan, tetapi juga kualitasnya yaitu wisatawan yang berpengeluaran lebih tinggi,” kata Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Rabu (20/5).

Guna menghadapi situasi tersebut, kementerian meluncurkan lima program strategis yang meliputi peningkatan keselamatan wisata, pengembangan desa wisata, pariwisata berkualitas, Event by Indonesia, dan Tourism 5.0.

Sektor keselamatan akan diperkuat lewat pelatihan berkala bagi pelaku usaha, sedangkan kawasan desa wisata akan digenjot melalui program sertifikasi Sertidewi serta standardisasi halal.

Daya tarik baru juga diciptakan melalui promosi wisata minat khusus seperti sektor gastronomi, kebaharian, wellness, pemanfaatan kain wastra, hingga pertunjukan seni budaya.

Agenda festival lokal akan disaring secara ketat melalui platform Karisma Event Nusantara (KEN) sebagai wadah penonjolan identitas budaya daerah.

Sementara untuk instrumen Tourism 5.0, transformasi digital dioptimalkan guna menyediakan sistem pelayanan yang praktis, responsif, dan terintegrasi bagi para pengguna jasa.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.