Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni akan menjadi titik terpadat sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026.
Pergerakan masyarakat di lintasan utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra ini diperkirakan mencapai hampir empat juta orang. Lonjakan ini didorong oleh posisi Provinsi Lampung sebagai salah satu dari lima besar tujuan favorit pemudik asal Jabodetabek, dengan estimasi kedatangan mencapai 2,94 juta penumpang di Pelabuhan Bakauheni.
Menyikapi potensi kepadatan ekstrem tersebut, sudah disiagakan 255 unit kapal penyeberangan secara nasional dengan total kapasitas angkut mencapai 6,15 juta penumpang. Kemenhub juga menyiapkan skema contingency plan melalui lima jalur penyeberangan alternatif, termasuk penggunaan pelabuhan bantuan seperti Ciwandan, Bojonegara, hingga Bandar Bakau Jaya (BBJ) guna memecah konsentrasi kendaraan di dermaga utama.
“Angka hampir empat juta pergerakan di lintas Merak–Bakauheni perlu diwaspadai bersama. Dibutuhkan penguatan pengamanan dan manajemen operasional yang optimal sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik,” ujar Menteri Perhubungan Dudy dalam keterangan resminya.
Strategi yang akan diterapkan adalah operasional delaying system pada 10 titik buffer zone yang tersebar di sepanjang jalan tol dan arteri menuju pelabuhan. Fasilitas seperti area parkir, rumah makan, dan terminal akan dimanfaatkan sebagai tempat pemberhentian sementara bagi pemudik agar arus lalu lintas tidak menumpuk di area pelabuhan dalam waktu bersamaan.
Di sisi lain, pengamanan jalur darat di wilayah Lampung juga diperketat, terutama pada 139 titik perlintasan sebidang kereta api. Kemenhub telah menambah 129 personel penjaga lintasan untuk meningkatkan pengawasan di area rawan kecelakaan.
Selain itu, pemerintah daerah diminta melakukan pengaturan ketat pada hambatan samping seperti pasar tumpah dan lokasi wisata populer guna memastikan jalur arteri nasional tetap lancar bagi arus kendaraan logistik dan penumpang selama masa libur Idulfitri.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


