Sebanyak 25.588 wisatawan tercatat mengunjungi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selama libur Lebaran 2026, yang berlangsung pada 21–24 Maret. Dari jumlah tersebut, 24.671 wisatawan berkunjung ke Gunung Bromo, sementara 917 lainnya menuju Ranu Regulo.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyampaikan bahwa aktivitas pelayanan wisata selama periode tersebut berjalan lancar dan terkendali. “Pelayanan terhadap wisatawan selama libur Hari Raya Idul Fitri, mulai 21–24 Maret berjalan dengan baik dan terkendali,” ujarnya. Ia menambahkan, “Total ada 25.588 wisatawan, terdiri dari 24.671 wisatawan ke Bromo dan 917 ke Ranu Regulo.”
Kunjungan ke Gunung Bromo didominasi wisatawan domestik sebanyak 24.325 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat 346 orang. Adapun seluruh pengunjung Ranu Regulo merupakan wisatawan dalam negeri.
Dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), kawasan Gunung Bromo menyumbang lebih dari Rp2 miliar, sedangkan Ranu Regulo menghasilkan sekitar Rp34,5 juta. Tingginya minat kunjungan ini diantisipasi dengan pengaturan lalu lintas dan sistem tiket yang lebih ketat.
“Bagi yang telah melakukan booking online tapi jumlah tiket tidak sesuai akan diarahkan ke jalur Mentingen untuk penyesuaian,” jelas Rudi. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak serta dukungan wisatawan dalam menjaga kelancaran dan kenyamanan selama masa liburan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


