Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Ferry Juliantono menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) sebagai alternatif tempat kerja bagi generasi Z dan milenial.
Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan lapangan pekerjaan sekaligus mendorong anak muda terlibat aktif dalam pengembangan ekonomi berbasis desa.
“Kami akan menjadikan koperasi ini pilihan alternatif tempat mereka bekerja, juga menjadi tempat mengembangkan produk,” ujar Ferry dikutip dari Antara.
Ferry menjelaskan, Kementerian Koperasi akan berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY untuk mengkurasi, menginkubasi, hingga membiayai produk-produk UMKM dan merek lokal agar dapat dipasarkan melalui Kopdes.
“Kami berharap koperasi ini bisa lebih keren, lebih kekinian, dan lebih nyambung dengan generasi muda,” katanya.
Pelaku UMKM dan pemilik merek lokal yang didorong masuk ke dalam ekosistem koperasi tersebut berasal dari kalangan Gen Z dan milenial.
“Kalau mereka ingin menjadi entrepreneur, produknya akan kami bantu agar bisa dijual di koperasi desa,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, dengan target pembentukan 80 ribu Kopdes di seluruh Indonesia, koperasi desa dan kelurahan berpotensi menyerap ratusan ribu hingga jutaan tenaga kerja.
“Ini artinya kita bisa membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkasnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


