PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberlakukan penyesuaian jadwal perjalanan Whoosh mulai 18 Februari hingga 12 Maret 2026. Langkah ini diambil seiring pelaksanaan pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang melintang di atas jalur operasional, tepatnya pada KM 129 lintas Padalarang–Tegalluar Summarecon.
Pekerjaan teknis ini tergolong kompleks karena melibatkan pemindahan kabel sepanjang 550 meter yang berada pada ketinggian 60–70 meter di atas rel. Guna memastikan proses relokasi berjalan aman tanpa mengganggu perjalanan di jam produktif, KCIC menetapkan jendela waktu kerja (work window) selama 9 jam setiap harinya, mulai pukul 21.30 WIB hingga 06.30 WIB.
"Pekerjaan ini berada di atas jalur operasional Whoosh sehingga seluruh tahapan harus dipastikan aman sebelum dan selama pelaksanaan. Penyesuaian jadwal merupakan bagian dari upaya kami menjaga keselamatan operasional secara menyeluruh," jelas General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa.
Selama periode pengerjaan selama 22 hari tersebut, frekuensi perjalanan harian Whoosh disesuaikan menjadi 42 hingga 56 perjalanan. Keberangkatan paling awal dari Stasiun Halim ditetapkan pukul 07.25 WIB dan dari Stasiun Tegalluar Summarecon pukul 07.35 WIB. Sementara itu, layanan terakhir ditutup pada pukul 20.00 WIB dari Halim dan 20.05 WIB dari Tegalluar.
KCIC menjamin keterbukaan informasi bagi calon penumpang sehingga tiket dengan jadwal terbaru sudah dapat diakses melalui aplikasi resmi Whoosh maupun mitra penjualan lainnya. Penyesuaian ini bersifat temporer dan operasional akan kembali normal setelah seluruh tahapan pemindahan kabel SUTT rampung sesuai target.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


