Manufaktur ban global asal China, Sailun Group, secara resmi memulai pembangunan fasilitas perakitan baru di Demak, Jawa Tengah.
Proyek ini menelan nilai investasi mencapai Rp4,25 triliun dan dikelola oleh PT Sailun Manufacturing Indonesia. Kehadiran pabrik ini dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan distribusi strategis di kawasan ASEAN sehingga mampu melayani kebutuhan pasar domestik sekaligus pasar internasional di wilayah Asia Pasifik.
Fasilitas manufaktur ini akan memproduksi berbagai jenis ban radial, mulai dari kebutuhan kendaraan penumpang, bus, truk, hingga ban untuk alat berat. Pada tahap operasional awal, perusahaan menargetkan kapasitas produksi tahunan mencapai 3,6 juta unit ban kendaraan penumpang dan 600.000 unit ban bus dan truk.
“Peresmian pabrik ban ini menjadi bagian penting dari strategi ekspansi global Sailun sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai basis produksi dan distribusi ban di ASEAN, Eko Supriyatin.
Selain menjadi pusat produksi, lokasi di Demak ini juga diproyeksikan sebagai pusat distribusi nasional dan layanan purnajual. Sailun Indonesia bekerja sama dengan mitra lokal untuk membangun jaringan distribusi yang efisien guna memastikan ketersediaan produk di berbagai wilayah Indonesia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


