Indonesia mendapat apresiasi dalam forum global Food and Agriculture Organization (FAO) yang digelar di Reykjavik, Islandia. Dalam pertemuan Committee on Fisheries (COFI), Marine Stewardship Council (MSC) menilai Indonesia sebagai contoh kuat pengelolaan perikanan berkelanjutan, khususnya pada sektor perikanan skala kecil.
Pengakuan itu disampaikan dalam acara bertajuk Lessons learned from improving fisheries management: 15 years of application of MSC tools in the pre-certification space. Head of Fisheries Standard Accessibility MSC Amanda Lejbowicz menyatakan, “Indonesia menunjukkan bagaimana kemitraan strategis antara pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat menciptakan dampak sistemik dalam tata kelola perikanan.”
Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi negara anggota FAO untuk membahas praktik terbaik dan kebijakan perikanan global. Indonesia dinilai berhasil membangun pendekatan kolaboratif melalui koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, lembaga riset, dan organisasi masyarakat sipil.
Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) memaparkan strategi nasional melalui Pertemuan Nasional Perbaikan Perikanan yang menyelaraskan berbagai Fisheries Improvement Project dengan kebijakan nasional.
Saat ini terdapat tujuh MSC Improvement Program yang berjalan di Indonesia serta satu perikanan bersertifikat. Ketua Pokja Penilaian Stok Ikan KKP, Fery Sutyawan, menegaskan, “Kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk MSC, membantu memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan upaya perbaikan selaras dengan kebijakan nasional.”
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


