Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan peluncuran dua rute baru layanan Transjabodetabek untuk menghubungkan pusat kota dengan kawasan strategis di luar daerah.
Rencana penambahan jalur ini mencakup rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta serta rute Cawang menuju kawasan industri Jababeka. Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi tingginya mobilitas pekerja dan masyarakat yang membutuhkan akses transportasi umum yang lebih terjangkau dan terintegrasi sehingga dapat mengurangi beban kemacetan di jalan tol maupun jalur arteri utama.
Saat ini, pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang mematangkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna mendapatkan persetujuan operasional secara resmi. Ekspansi layanan ini merupakan kelanjutan dari program pengembangan jaringan transportasi yang telah berjalan sejak pertengahan 2025 lalu. Penambahan rute ke arah Bandara Soetta dipandang sangat mendesak mengingat volume penumpang di terminal tersebut terus meningkat seiring dengan pulihnya aktivitas perjalanan udara pasca-pandemi dan musim liburan.
"Saya sudah berkomunikasi dengan pihak kementerian agar rute ini bisa segera dioperasikan. Kami ingin menjangkau lebih banyak daerah strategis di sekitar Jakarta sehingga mobilitas warga semakin efisien," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.
Layanan Transjabodetabek sendiri telah memiliki daftar panjang rute yang telah beroperasi, mencakup koneksi dari Bekasi, Depok, Bogor, hingga Tangerang Selatan menuju titik-titik penting seperti Cawang Sentral dan Lebak Bulus.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


