Sebagai langkah menghadapi ancaman kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi, tim mahasiswa Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan sistem WebGIS bernama ITSafe.
Inovasi ini dirancang sebagai platform pelaporan dan pemetaan digital untuk mengidentifikasi sudut-sudut kampus yang dianggap rawan terhadap tindakan asusila, termasuk pelecehan verbal seperti catcalling.
Sistem yang dikembangkan oleh Kelompok 7 Kemah Kerja Geomatika ITS ini bekerja sama langsung dengan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) ITS.
Menggunakan metode crowdsourcing, mahasiswa dapat melaporkan kejadian secara spasial, sehingga data tersebut dapat dipetakan guna memahami dinamika keamanan di area kampus yang luas dan memiliki banyak titik pantau yang luput dari pengawasan.
Ketua Satgas PPK ITS, Prida Novarita Trisanti, mengungkapkan bahwa kehadiran ITSafe sangat membantu pihaknya dalam memetakan kebutuhan fasilitas keamanan.
Data dari platform ini nantinya akan menjadi rujukan bagi unit lain, seperti Biro Manajemen Aset, untuk menentukan penempatan CCTV tambahan, perbaikan penerangan jalan, hingga optimalisasi rute patroli keamanan di titik-titik yang terdeteksi rawan.
Fitur-fitur di dalam laman ITSafe juga menyajikan analisis data yang komprehensif. Pengguna dapat melihat peta persebaran area rawan, jenis kelayakan fasilitas di lokasi tersebut, serta klasifikasi bentuk gangguan keamanan yang sering terjadi berdasarkan laporan yang masuk.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


