Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) pada Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Skema akselerasi ini memastikan peserta yang lolos tidak perlu melakukan proses pendaftaran ulang saat transisi perpindahan dari jenjang S2 ke S3.
Sistem pengintegrasian kurikulum secara otomatis menghubungkan jalur studi linier kandidat hingga ke tingkat strata tiga pada universitas Islam negeri tujuan.
Model akademik ini diterapkan untuk mempercepat penambahan jumlah peneliti dan akademisi di bidang kajian studi Islam.
Pihak panitia membuka masa registrasi dokumen dan pengisian data diri secara daring hingga batas akhir tanggal 31 Mei 2026.
Kementerian menetapkan tiga universitas Islam negeri (UIN) sebagai mitra resmi pelaksanaan program pengkajian tingkat lanjut ini.
Kelompok pendaftar yang diperbolehkan melamar mencakup alumni sarjana perguruan tinggi keagamaan dan alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
Pendaftaran juga terbuka bagi lulusan prodi keagamaan di perguruan tinggi umum, alumni lembaga Ma'had Aly, pondok pesantren, dan madrasah aliyah.
Tiga opsi universitas mitra meliputi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Pengkajian Islam), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Studi Islam), dan UIN Walisongo Semarang (Studi Islam).
Pelamar wajib menyertakan lampiran kelengkapan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab yang masih berlaku sesuai standar nilai minimal.
Calon peserta mengakses informasi panduan teknis pada portal resmi kementerian di beasiswa.kemenag.go.id serta melakukan unggah berkas di tautan beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


