Pemerintah menargetkan program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan dapat menjangkau 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026.
Anggaran sebesar Rp14 triliun telah disiapkan untuk memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas yang layak bagi kegiatan belajar mengajar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa jumlah target tersebut merupakan peningkatan dari rencana awal yang hanya menyasar 60.000 sekolah.
Hingga Mei 2026, pelaksanaan program ini telah menunjukkan kemajuan dengan rampungnya perjanjian kerja sama bagi 4.838 sekolah. Bantuan tahap awal juga disalurkan senilai Rp2,6 triliun untuk ribuan satuan pendidikan yang telah memenuhi syarat verifikasi.
Pembangunan akan diarahkan pada sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia serta sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). M
eskipun demikian, sekolah yang tidak berada di zona bencana namun memiliki tingkat kerusakan bangunan yang berat tetap menjadi prioritas.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


