Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas jangkauan program sekolah swasta gratis untuk tahun ajaran mendatang.
Mulai Juli 2026, jumlah institusi pendidikan swasta yang membebaskan biaya pendidikan akan bertambah signifikan menjadi 103 sekolah. Penambahan ini meningkat dari fase awal tahun 2025 yang baru mencakup 40 sekolah percontohan.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa penetapan 103 sekolah ini disesuaikan dengan siklus tahun ajaran baru. Program ini dirancang untuk memutus hambatan finansial bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang anak-anaknya tidak lolos seleksi masuk sekolah negeri.
Dengan skema ini, beban biaya operasional pendidikan di sekolah swasta yang terpilih akan sepenuhnya ditanggung oleh APBD DKI Jakarta.
"Kita akan tambah, sekarang ini kan 2026 jadi 103 jumlahnya. Kan yang 40 yang awal. Jadi 103 ini akan mulai di Juli 2026," tegas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan telah memproyeksikan total 258 sekolah swasta akan masuk dalam daftar sekolah gratis pada akhir 2026 atau awal 2027. Melalui kebijakan ini, kriteria "sekolah favorit" diharapkan tidak lagi hanya bertumpu pada sekolah negeri, tetapi merata ke sekolah swasta yang telah bermitra dengan pemerintah dalam hal standardisasi mutu dan pembiayaan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


