amalan sunnah malam nisfu syaban - News | Good News From Indonesia 2026

4 Amalan Sunnah Malam Nisfu Sya'ban, Membawa Berkah!

4 Amalan Sunnah Malam Nisfu Sya'ban, Membawa Berkah!
images info

unsplash/Aldin Nasrun


Sebentar lagi kita akan memasuki malam nisfu sya'ban di tahun 1447 H. Walaupun tidak ada kekhususan tersendiri, terdapat beberapa amalan yang bisa kita lakukan di malam tersebut untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Terlebih lagi, mengingat bulan Sya’ban termasuk ke dalam salah satu bulan yang dimuliakan. Berikut penjelasannya!

Amalan Malam Nisfu Sya’ban

Membaca Surah Yasin 

Imam Abdul Ghani bin Ismail an-Nablusi dalam kitabnya Fadha’il al-Ayyam wa asy-Syuhur menjelaskan di antara amalan pada solihin ialah membaca Surah Yasin sebanyak 3 kali setelah salat Maghrib.

Yasin pertama diniatkan untuk meminta dipanjangkan umur dalam ketaatan dan keberkahan. Yasin yang kedua diniatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar dikaruniakan rizki yang berkah dan bermanfaat. Rizki dalam hal ini bukan hanya berupa harta, tetapi rizki berupa kesehatan, keilmuan, dan ketenangan hati.

Yasin ketiga diniatkan dibaca untuk mengharapkan husnul khatimah dan kebahagiaan di dunia juga di akhirat.

Perbanyak Berdoa dan Berzikir

Dikutip dari buku “Hujjah Ilmiah Amalan di Bulan Sya’ban” karya Buya Yahya, Imam Syafi’i pernah berkata: “Telah sampai berita kepada kami bahwa doa akan dikabul di lima malam, malam Jum’at, malam 2 hari raya, dan awal Rajab, dan nifsu Sya’ban.”

Maka dari itu kita dianjurkan untuk banyak memanjatkan doa-doa baik kepada Allah SWT dengan pengaharapan akan dikabulkan. 

Pada malam ini kita juga dianjurkan untuk memperbanyak mengingat Allah SWT dengan memohon ampun. Bisa dengan bacaan Sayyidul Istighfar: “Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.”

Atau bacaan “Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni”. Bisa juga dengan bacaan Istighfar dan zikir lainnya, yang terpenting harus disertai dengan niat yang tulus kepada Allah SWT.

Salat Sunnah

Tidak ada salat khusus yang harus dilakukan. Namun, kita bisa menunaikan salat Tasbih yang menurut Syara’ termasuk ke dalam shalat sunnah yang sangat dianjurkan bahkan setiap malam.

Ibnu Hajar al-Haitami dalam bukunya Al Minhajul Qawim menjelaskan tata cara salat Tasbih, yaitu “Salat dengan 4 rakaat di mana setiap rakaatnya setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya membaca kalimat subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallahu wallahu akbar sebanyak 15 kali, pada tiap-tiap ruku’, I’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud kedua (membaca kalimat tersebut) sebanyak 10 kali, sehingga totalnya berjumlah 75 kali dalam satu rakaat.”

Urutan gerakan dan bacaan salatnya sama seperti salat wajib dan bisa dilaksanakan langsung 4 rakaat atau dipisah 2 rakaat 2 rakaat. Bisa juga dilanjut dengan salat tahajud dan salat witir sebagai penutup.

Puasa Sunnah

Hadits Riwayat Muslim no. 1156 menyebutkan, “Nabi SAW biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya dan hanya sedikit saja hari-hari berbuka beliau di bulan sya’ban”. Umumnya pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah terdapat puasa Ayyamul Bidh yang bisa dijalankan oleh setiap muslim.

Puasa sunnah ini termasuk salah satu puasa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan memiliki ganjaran pahala yang luar biasa. Apalagi, dilakukan pada bulan yang juga memiliki keutamaan seperti bulan Sya’ban ini.

Keutamaan Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban adalah salah satu bulan yang sangat istimewa, karena ini adalah bulan kebaikan dan bulan keberkahan. Penduduk langit mengenal bulan ini dengan sebutan Syahr an Nabi karena Allah SWT memuliakan dan mengagungkan Rasulullah SAW dengan beberapa mukjizat dan karunia yang diberikan bertepatan dengan bulan ini.

Kemuliaannya juga terletak pada malam Nisfu Sya’ban, yang mana setiap jiwa yang ingin mendekat kepada Allah pasti akan Allah terima dan mendapatkan keberkahan dengan amalan-amalan sahaleh kepada-Nya.

Amalan-alaman tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama maupun sendirian.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.