Rencana pembangunan PSEL di Bali, foto: technologyIndonesia
Sobat EBT Heroes! Krisis sampah perkotaan di Bali bukan lagi isu jangka pendek. Kawasan metropolitan Denpasar–Badung menghasilkan sekitar 1.000 ton sampah per hari, dengan dampak nyata terhadap lingkungan, sosial, dan citra pariwisata. Tanpa solusi permanen, tekanan terhadap TPA dan kualitas lingkungan akan terus meningkat.
Di tengah situasi ini, proyek Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL) Bali direncanakan hadir sebagai solusi strategis. Berlokasi di Pesanggaran, Denpasar Selatan, proyek ini masuk dalam kerangka Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan PSEL, dengan target groundbreaking 2026 dan operasi komersial 2027.
Namun sebelum berbicara soal manfaatnya, penting untuk memahami tantangan implementasinya terlebih dahulu.
Tantangan dan manfaat pembangunan PSEL di Bali, foto: balipost
Baca Selengkapnya

