menimbang desalinasi sebagai opsi baru sumber air jakarta - News | Good News From Indonesia 2026

Menimbang Desalinasi sebagai Opsi Baru Sumber Air Jakarta

Menimbang Desalinasi sebagai Opsi Baru Sumber Air Jakarta
images info

Foto oleh Tantan Wiguna di Unsplash


Peringatan mengenai banyaknya dampak kekeringan di musim kemarau panjang membuat Jakarta perlu melihat lebih jauh untuk mencari sumber air. Kekeringan membuat ketersediaan air menjadi masalah yang perlu diantisipasi dari berbagai aspek.

Jika semakin banyak pilihan yang tersedia, seharusnya Jakarta memiliki akses yang leluasa untuk menghadapi kondisi ketika pasokan air berada di bawah tekanan.

Air laut yang membentang di utara Jakarta tentu memiliki jumlah yang sangat besar. Namun, air tersebut memiliki kandungan garam dan mineral yang membuatnya tidak bisa langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat.

Tentu dengan penggunaan teknologi, membuat air laut dapat diolah melalui proses desalinasi untuk memisahkan kandungan garamnya dan menghasilkan air dengan kadar garam yang jauh lebih rendah.

baca juga

Salah satu teknologi yang digunakan adalah Sea Water Reverse Osmosis atau SWRO. Prosesnya menggunakan tekanan tinggi untuk mendorong air laut melewati membran khusus. Membran ini bekerja menyaring garam dan berbagai zat terlarut, sehingga air yang berhasil melewati membran kemudian diproses lebih lanjut sampai memenuhi standar yang ditetapkan untuk penggunaannya.Β 

Cara kerjanya memang terlihat sederhana jika hanya dengan membaca satu kali ulasan artikel saja. Sayangnya, teknologi ini membutuhkan daya dan upaya dalam skala besar. Air laut memiliki kadar garam dan zat padat terlarut dalam air yang tinggi sehingga membutuhkan tekanan besar dalam proses penyaringannya.

Semakin besar kapasitas produksi yang dibutuhkan, semakin besar pula kebutuhan energi dan biaya operasionalnya. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam penerapan SWRO untuk wilayah daratan Jakarta.Β 

Jakarta sebenarnya sudah berpengalaman dengan teknologi yang sama. Di Kepulauan Seribu, SWRO telah digunakan di sejumlah pulau untuk mengolah air laut menjadi air dengan standar air minum. Teknologi tersebut menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan sumber air baku.Β 

baca juga

Usulan untuk mengolah air laut menjadi air tawar muncul di tengah perhatian terhadap ancaman kekeringan. Ketua DPRD DKI Jakarta mendorong agar opsi tersebut dipertimbangkan sebagai salah satu langkah menghadapi potensi kekurangan air bersih.

Namun, memindahkan pengalaman dari pulau ke daratan tentu membutuhkan hitungan yang berbeda. Kebutuhan air di wilayah daratan jauh lebih besar, sehingga infrastruktur pengolahannya juga harus memiliki kapasitas yang sesuai.Β 

Pembicaraan mengenai desalinasi sebaiknya tidak berhenti pada pertanyaan apakah air laut bisa diubah menjadi air tawar. Jawabannya sudah tersedia melalui teknologi yang digunakan di berbagai tempat, termasuk Kepulauan Seribu.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana teknologi tersebut dapat diterapkan dengan efisien, aman, dan sesuai dengan kebutuhan Jakarta.

baca juga

Di sisi lain, Jakarta masih menghadapi tantangannya dalam mengurangi ketergantungan terhadap air tanah. Penggunaan air tanah yang berlebihan dapat membawa dampak terhadap kondisi lingkungan dan kawasan pesisir.

Maka, kehadiran sumber air alternatif melalui sistem desalinasi berpotensi menjadi sumber air baku tambahan jika kelayakan teknis dan ekonominya terpenuhi.

Melalui desalinasi, harapannya ada upaya untuk memperbanyak pilihan sumber air agar Jakarta tidak terlalu bergantung pada satu jenis pasokan saja. Ketika kondisi cuaca berubah dan sumber air tertentu mengalami tekanan, setidaknya pilihan lain dapat membantu sesuai kapasitasnya.

Sistem air Jakarta sendiri sudah terdiri dari berbagai sumber dan infrastruktur. Sungai, waduk, air baku dari wilayah sekitar, jaringan perpipaan, hingga upaya-upaya konservasi yang memiliki peran dan karakternya masing-masing.

baca juga

Perbedaan karakter tersebut justru menunjukkan mengapa diversifikasi menjadi penting. Tidak ada satu sumber air yang dapat bekerja sendirian untuk memenuhi kebutuhan seluruh Jakarta.Β 

Pembicaraan mengenai air laut, lagi-lagi membawa Jakarta pada pertanyaan yang lebih kompleks tentang masa depannya. Di tengah cuaca yang semakin sulit diprediksi, memiliki lebih banyak pilihan menjadi privilese tersendiri bagi ketahanan kota Jakarta.

Laut mungkin belum menjadi jawaban langsung sebagai kebutuhan air Jakarta. Namun, melimpahnya air di wilayah utara itu menyimpan satu kemungkinan harapan Jakarta memiliki opsi lain untuk memenuhi kebutuhan warganya.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

BL
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.