mahasiswa unhas harumkan sulsel di tingkat nasional raih duta wisata indonesia intelegensia 2026 dan top 3 best duta wisata talk - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa UNHAS Harumkan Sulsel di Tingkat Nasional, Raih Duta Wisata Indonesia Intelegensia 2026 dan TOP 3 Best Duta Wisata Talk

Mahasiswa UNHAS Harumkan Sulsel di Tingkat Nasional, Raih Duta Wisata Indonesia Intelegensia 2026 dan TOP 3 Best Duta Wisata Talk
images info

Foto Bersama. Cc: Duta Wisata Indonesia


Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar di tingkat nasional. Dua mahasiswa UNHAS, Aprilya Nur Kinanti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Muh. Maulana Ibrahim dari Fakultas Hukum, berhasil membawa nama Sulawesi Selatan dalam ajang Duta Wisata Indonesia Intelegensia 2026.

Kompetisi tersebut mempertemukan perwakilan dari 18 provinsi di Indonesia dengan mengusung semangat pengembangan pariwisata melalui kapasitas intelektual, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta inovasi generasi muda.

Dalam ajang tersebut, Aprilya Nur Kinanti berhasil meraih penghargaan sebagai Duta Wisata Indonesia Intelegensia 2026 mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut diraih melalui gagasan inovatif berupa proyek digital bertajuk “Sulsel Tourism Maps”. Inovasi ini dirancang sebagai platform peta destinasi wisata Sulawesi Selatan yang mengintegrasikan informasi destinasi dengan data pendukung seperti cuaca dan kondisi lingkungan.

baca juga

Melalui platform tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya memperoleh informasi mengenai lokasi destinasi, tetapi juga dapat mempertimbangkan kondisi perjalanan sebelum berkunjung. Konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang lebih aman, nyaman, informatif, dan berkelanjutan.

Mengintegrasikan Destinasi Wisata dalam Satu Platform

Sulsel Tourism Maps dikembangkan sebagai peta wisata digital interaktif yang memungkinkan pengguna menjelajahi beragam destinasi wisata di Sulawesi Selatan melalui satu platform. Cakupan destinasi yang ditawarkan meliputi wisata alam, budaya, sejarah, bahari hingga kuliner.

Platform tersebut juga dirancang dengan sejumlah fitur pendukung, antara lain pencarian destinasi, informasi wisata, agenda kegiatan atau event, serta layanan aduan dan masukan dari wisatawan.

Kehadiran fitur tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih interaktif antara wisatawan, pengelola destinasi, dan pemangku kepentingan pariwisata. Informasi yang diperoleh wisatawan juga dapat menjadi lebih terarah sehingga membantu mereka dalam menyusun rencana perjalanan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

baca juga

Gagasan Sulsel Tourism Maps tidak berhenti pada aspek digitalisasi informasi pariwisata. Proyek ini juga membawa konsep pengembangan ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor.

Dalam pengembangannya, platform tersebut diarahkan untuk dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), pengelola destinasi, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan data pariwisata yang lebih akurat sekaligus memperluas jangkauan promosi destinasi Sulawesi Selatan.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, destinasi wisata yang selama ini belum banyak dikenal diharapkan memiliki ruang promosi yang lebih luas. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas pariwisata.

Raih TOP 3 Best Duta Wisata Talk

Selain berhasil meraih penghargaan sebagai Duta Wisata Indonesia Intelegensia 2026, Aprilya Nur Kinanti juga mencatatkan prestasi lainnya dengan masuk dalam TOP 3 Best Duta Wisata Talk.

baca juga

Kategori tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kompetisi karena mempertemukan peserta dari berbagai provinsi untuk menguji kemampuan berbicara, menyampaikan argumentasi, serta merespons isu-isu strategis yang berkaitan dengan sektor pariwisata.

Aprilya berhasil menunjukkan kemampuan argumentasi dan public speaking dengan mengangkat berbagai gagasan mengenai pengembangan pariwisata Indonesia. Wawasan mengenai pariwisata serta kemampuan mengartikulasikan gagasan menjadi bagian dari capaian yang mengantarkannya masuk dalam tiga besar kategori tersebut.

Prestasi ini menunjukkan bahwa kompetisi duta wisata tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan promosi destinasi, tetapi juga mendorong peserta untuk memiliki wawasan dan gagasan mengenai masa depan sektor pariwisata.

Bagi Aprilya, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan gagasan dan mengambil peran dalam mempromosikan potensi pariwisata Sulawesi Selatan.

baca juga

“Pariwisata tidak hanya tentang memperkenalkan destinasi, tetapi juga bagaimana menghadirkan akses informasi yang mudah, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat maupun wisatawan. Melalui Sulsel Tourism Maps, kami berharap dapat membantu memperluas promosi wisata Sulawesi Selatan ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Aprilya.

Dorong Peran Generasi Muda dalam Pariwisata

Keberhasilan Aprilya dan Muh. Maulana Ibrahim dalam ajang nasional tersebut turut memperlihatkan potensi mahasiswa dalam mengambil peran pada sektor pariwisata. Latar belakang pendidikan yang berbeda juga membuka peluang munculnya perspektif lintas disiplin dalam mengembangkan gagasan pariwisata.

Pengembangan pariwisata saat ini tidak hanya membutuhkan promosi destinasi, tetapi juga dukungan teknologi, tata kelola, ekonomi kreatif, keberlanjutan lingkungan, serta kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan generasi muda menjadi penting karena mereka memiliki kedekatan dengan perkembangan teknologi digital sekaligus kemampuan untuk menghadirkan pendekatan komunikasi yang lebih kreatif kepada masyarakat dan wisatawan.

baca juga

Gagasan seperti Sulsel Tourism Maps menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi mahasiswa dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan wisatawan sekaligus mendukung promosi potensi daerah.

Prestasi yang diraih dalam ajang Duta Wisata Indonesia Intelegensia 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Sulawesi Selatan, capaian tersebut juga menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan kekayaan destinasi daerah kepada khalayak yang lebih luas. Dengan keberagaman wisata alam, budaya, sejarah, bahari dan kuliner, Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan dipromosikan melalui berbagai pendekatan kreatif.

Sementara bagi Universitas Hasanuddin, prestasi tersebut kembali memperlihatkan kontribusi mahasiswa dalam kompetisi nasional sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berinovasi dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

baca juga

Melalui perpaduan teknologi, kreativitas, wawasan pariwisata, dan kolaborasi lintas sektor, Sulsel Tourism Maps diharapkan tidak hanya menjadi sebuah gagasan kompetisi, tetapi juga dapat berkembang menjadi inisiatif yang mendukung promosi serta pengelolaan pariwisata Sulawesi Selatan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

BM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.