dari wamenkeu ke menkeu jejak panjang suahasil nazara - News | Good News From Indonesia 2026

Dari Wamenkeu ke Menkeu: Jejak Panjang Suahasil Nazara

Dari Wamenkeu ke Menkeu: Jejak Panjang Suahasil Nazara
images info

Kemenkeu/ Facebook


Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. Ia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya dilantik sebagai Menkeu pada 8 September 2025. Dengan demikian, pergantian tersebut berlangsung sekitar satu tahun setelah Purbaya menduduki posisi tersebut.

Berbeda dengan Purbaya yang relatif singkat memimpin Kementerian Keuangan, Suahasil bukan sosok baru dalam kebijakan fiskal. Ia telah berada di Kementerian Keuangan sejak 2015 dan dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019. Perjalanan panjang inilah yang membuat penunjukan Suahasil menarik untuk dilihat lebih jauh.

Purbaya Baru Setahun, Suahasil Naik dari Wamenkeu

Purbaya Yudhi Sadewa mulai menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Namun, sekitar satu tahun kemudian, tepatnya 14 September 2026, posisi tersebut beralih kepada Suahasil Nazara.

Pergantian itu berlangsung relatif singkat jika dibandingkan dengan masa jabatan menteri yang umumnya berlangsung hingga akhir periode pemerintahan.

Pergantian tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai proses pemilihan menteri. Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai masa jabatan Purbaya yang baru sekitar setahun semestinya menjadi bahan evaluasi terhadap ketelitian dan proses seleksi menteri sejak awal.

Meski demikian, Ray menegaskan belum memiliki dasar yang cukup untuk memastikan alasan pergantian Purbaya, termasuk apakah berkaitan dengan kinerja, kode etik, atau faktor lainnya.

Karena itu, konteks pergantian ini penting dicatat tanpa menarik kesimpulan yang belum terverifikasi. Perhatian kemudian beralih kepada Suahasil, sosok yang telah lama berada di lingkar kebijakan fiskal.

baca juga

Suahasil Sudah Lama Berada di Lingkar Kebijakan Fiskal

Jauh sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, Suahasil Nazara telah menjalani perjalanan panjang di Kementerian Keuangan. Pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri Keuangan dan mendampingi Sri Mulyani Indrawati dalam menjalankan tugas kementerian. Peran tersebut berlanjut hingga berakhirnya pemerintahan 2019—2024.

Memasuki pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Suahasil kembali dipercaya sebagai Wamenkeu dalam Kabinet Merah Putih dan dilantik pada 21 Oktober 2024. Ia menjalankan posisi tersebut hingga 14 September 2026, sebelum kemudian dilantik sebagai Menteri Keuangan.

Dengan rentang hampir tujuh tahun sebagai Wamenkeu, Suahasil bukan figur baru dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal. Ia justru telah lama berada di dalam institusi yang kini dipimpinnya.

Dari Kampus UI hingga Badan Kebijakan Fiskal

Perjalanan Suahasil Nazara menuju kebijakan fiskal berawal dari dunia akademik. Lahir di Jakarta pada 23 November 1970, ia menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia dan meraih gelar sarjana pada 1994.

Suahasil kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University hingga memperoleh gelar Master of Science pada 1997 dan Ph.D. bidang ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003. Sejak 1999, Suahasil mengajar di FEB UI dan pada 2009 dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi.

Pengalaman akademik tersebut kemudian membawanya lebih dekat dengan perumusan kebijakan publik. Suahasil bergabung dalam Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009—2011 dan menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di TNP2K pada 2010—2015.

Ia juga tercatat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional pada 2013—2014. Rangkaian peran tersebut memperlihatkan bagaimana pengalamannya berkembang dari kajian ekonomi di kampus menuju persoalan kemiskinan, desentralisasi, dan kebijakan ekonomi nasional.

baca juga

Dari Kepala BKF hingga Kursi Menteri Keuangan

Pengalaman Suahasil di Kementerian Keuangan mulai menguat pada 2015 ketika ia dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF). Setahun kemudian, pada 31 Oktober 2016, ia ditetapkan secara definitif sebagai Kepala BKF, lembaga yang berperan dalam perumusan kebijakan fiskal dan sektor keuangan.

Posisi tersebut dijalankannya hingga 2019, sebelum ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019.

Pada 21 Oktober 2024, Suahasil kembali dilantik sebagai Wamenkeu dalam Kabinet Merah Putih. Setelah hampir tujuh tahun berada di posisi tersebut, perjalanan kariernya mencapai babak baru ketika Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026.

Rangkaian jabatan itu menunjukkan kesinambungan perjalanan Suahasil. Pengalaman akademik membawanya pada kajian ekonomi, keterlibatan dalam kebijakan publik mempertemukannya dengan persoalan fiskal, sedangkan karier di Kementerian Keuangan membawanya dari BKF, Wamenkeu, hingga akhirnya memimpin kementerian yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya.

Tantangan Baru Suahasil sebagai Menteri Keuangan

Kini Suahasil menghadapi tanggung jawab yang lebih besar untuk mengelola keuangan negara hingga berakhirnya masa pemerintahan 2024—2029. Setelah hampir tujuh tahun mendampingi Menteri Keuangan sebagai Wamenkeu, pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika ia kini memimpin langsung Kementerian Keuangan.

Tantangan utamanya bukan sekadar menjaga keberlanjutan pengelolaan APBN, tetapi juga memastikan kebijakan fiskal tetap mampu mendukung agenda pemerintah tanpa mengabaikan kesehatan keuangan negara.

Seusai dilantik, Suahasil menyatakan bahwa arahan Presiden Prabowo adalah menjaga keuangan negara tetap sehat dan kredibel, sementara APBN harus mampu mendukung program-program prioritas pemerintah.

baca juga

Ia juga menegaskan bahwa defisit APBN akan dijaga di bawah 3 persen. Dengan pengalaman panjang di lingkungan kebijakan fiskal, Suahasil kini berada pada posisi untuk menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam kepemimpinan Kementerian Keuangan.

Pergantian Menteri Keuangan kali ini membawa kembali sosok yang telah lama berada dalam ekosistem kebijakan fiskal Indonesia. Setelah Purbaya Yudhi Sadewa menjalankan tugas selama sekitar satu tahun, posisi tersebut kini beralih kepada Suahasil Nazara.

Perjalanannya dari ruang akademik UI, keterlibatan dalam kebijakan publik, Badan Kebijakan Fiskal, hingga hampir tujuh tahun sebagai Wakil Menteri Keuangan menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya. Kini, perjalanan panjang tersebut berlanjut ke posisi Menteri Keuangan untuk memimpin Kementerian Keuangan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

NR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.